Dedi Mulyadi Desak Kepala Daerah Berani Menata Wilayah, Kuncinya Ada di Satpol PP

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai keberanian kepala daerah dalam menata wilayah bisa langsung berdampak pada daya tarik sebuah daerah. Menurut dia, wilayah yang tertib, bersih, dan indah bukan hanya enak dilihat, tetapi juga lebih mudah menarik wisatawan.

Pesan itu ia sampaikan di tengah sorotan terhadap penataan ruang publik dan ketertiban daerah. Dedi menegaskan bahwa kepemimpinan yang tegas akan mendorong aparatur di bawahnya bergerak lebih berani saat menjalankan aturan di lapangan.

Keberanian pemimpin menentukan gerak aparat

Dedi mengaitkan penataan wilayah dengan karakter pemimpin di daerah. Ia menyebut Satpol PP akan lebih berani menegakkan aturan bila komandannya punya nyali dan memberi arah yang jelas.

“Kalau komandannya punya nyali dan berani, pasukannya akan menjadi pasukan yang berani. Namun, kalau komandannya tidak berani, pasukannya akan mencari aman,” kata Dedi.

Dalam pandangannya, kepala daerah perlu memberi dukungan tegas agar penataan lingkungan tidak berhenti di tataran wacana. Dukungan itu penting supaya petugas di lapangan tidak ragu saat harus menegakkan peraturan daerah.

Satpol PP dan penataan ruang publik

Mantan Bupati Purwakarta itu menilai Satpol PP memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan kota. Karena itu, fungsi lembaga ini tidak bisa dipisahkan dari upaya membentuk wajah daerah yang nyaman bagi warga maupun pengunjung.

Dedi juga menyampaikan bahwa selama memimpin Purwakarta hingga menjadi Gubernur Jawa Barat, ia selalu menempatkan Satpol PP sebagai unsur penting dalam menciptakan lingkungan yang rapi dan tertib. Ia melihat ruang publik yang baik sebagai bagian dari kualitas kota yang terasa langsung oleh masyarakat.

Ia menambahkan, penataan wilayah akan lebih efektif bila dilakukan bersama TNI dan Polri. Kolaborasi lintas unsur itu dianggap penting agar penertiban dan perapian lingkungan berjalan serasi, bukan sendiri-sendiri.

Daerah tertata dinilai lebih menarik bagi wisatawan

Dedi menilai kawasan yang bersih dan nyaman dapat memperkuat pengalaman warga sekaligus pengunjung. Saat sebuah kota tertata dengan baik, kesan aman dan visual yang kuat akan lebih mudah terbentuk.

Ia menyebut daerah tujuan wisata harus memiliki wajah yang menarik, tertib, dan indah. Menurut dia, potensi wisata tidak cukup hanya bertumpu pada alam atau bangunan bersejarah.

Ruang publik yang nyaman juga dibutuhkan agar wisatawan mendapat pengalaman yang positif saat datang ke suatu daerah. Dari situ, sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran ikut memiliki peluang tumbuh lebih besar.

Alun-alun Garut disebut punya potensi kuat

Pernyataan itu ia sampaikan saat pemusnahan 44 juta batang rokok ilegal di Alun-alun Garut, Rabu. Di lokasi itu, Dedi mencontohkan kawasan yang menurutnya akan tampak sangat estetik bila seluruh ruang dan wilayah di sekitarnya ditata dengan baik.

Ia juga menyinggung adanya bangunan peninggalan kolonial di sekitar alun-alun yang dapat menambah daya tarik kota. Menurut Dedi, penataan yang rapi akan membuat potensi visual kawasan seperti itu lebih menonjol.

“Saya berdiri di tempat yang sangat estetik apabila seluruh ruang dan wilayahnya ditata serta dirapikan,” katanya. Ia menegaskan bahwa keberanian kepala daerah untuk menata wilayah pada akhirnya ikut menentukan kemampuan daerah tampil sebagai tujuan yang bersih, tertib, dan menarik bagi pengunjung.

Source: mediaindonesia.com

Terkait