Danamon Buka Jalan Dana Sekolah Anak, Saat Biaya Pendidikan Terus Naik

Author: Cung Media

Biaya pendidikan yang terus naik membuat banyak keluarga tak lagi cukup hanya mengandalkan tabungan biasa. Danamon merespons tekanan itu dengan menghadirkan solusi yang menggabungkan perencanaan, pendanaan, dan perlindungan dalam satu rangkaian.

Lewat kolaborasi dengan Universitas Prasetiya Mulya dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, bank tersebut meluncurkan Danamon Prasmul EduWealth. Layanan ini ditujukan untuk membantu keluarga menyiapkan dana pendidikan anak secara lebih terencana dan bertahap.

Tekanan Biaya Pendidikan Makin Nyata

Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon, Ivan Jaya, menilai perencanaan pendidikan perlu dilakukan sejak dini karena biaya sekolah dan kuliah cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Ia menyebut persiapan yang lebih awal akan membantu orang tua menyusun kebutuhan pendidikan anak secara lebih terarah.

Ivan mengatakan Danamon Prasmul EduWealth dirancang sebagai solusi keuangan yang holistik. Tujuannya adalah membantu nasabah menyiapkan kebutuhan dana pendidikan tanpa mengabaikan perlindungan atas risiko yang bisa mengganggu rencana jangka panjang.

Data BPS Memperlihatkan Kenaikan Biaya

Data Statistik Penunjang Pendidikan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tekanan itu bukan sekadar kekhawatiran. Rata-rata biaya pendidikan jenjang SMA naik dari sekitar Rp 4,6 juta pada 2018 menjadi sekitar Rp 10,2 juta pada 2024.

Untuk pendidikan tinggi, biaya yang sempat menurun kembali naik menjadi sekitar Rp 19 juta pada 2024. Kondisi ini membuat banyak keluarga perlu memikirkan perlindungan finansial selain sekadar menabung.

Jenjang Pendidikan Biaya 2018 Biaya 2024
SMA Rp 4,6 juta Rp 10,2 juta
Pendidikan tinggi Tidak disebutkan Rp 19 juta

Perencanaan, Pendanaan, dan Perlindungan dalam Satu Ekosistem

Kolaborasi antara sektor pendidikan, perbankan, dan asuransi menjadi inti dari layanan ini. Ivan menilai pendekatan seperti ini dapat membantu keluarga menyusun tujuan pendidikan, mengelola pendanaan, dan menyiapkan perlindungan dalam satu alur yang lebih rapi.

Danamon juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi yang membantu nasabah mencapai tujuan finansial jangka panjang. Menurut Ivan, kerja sama ini diharapkan mendorong lebih banyak keluarga Indonesia membangun kebiasaan perencanaan keuangan yang disiplin demi pendidikan anak.

Perlindungan Jadi Bagian dari Rencana Pendidikan

Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Lauren Sulistiawati, menilai rencana pendidikan jangka panjang perlu disiapkan secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa perlindungan penting agar keluarga tetap memiliki kesiapan finansial saat menghadapi risiko kehidupan.

“Pendidikan anak merupakan salah satu tujuan penting bagi banyak keluarga,” kata Lauren. “Namun, rencana jangka panjang seperti ini perlu disiapkan secara lebih menyeluruh, termasuk melalui perlindungan yang dapat membantu keluarga tetap memiliki kesiapan finansial saat menghadapi risiko kehidupan,” ujarnya.

Pendidikan Berkualitas Butuh Persiapan Matang

Ketua Pengurus Yayasan Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak, mengatakan pendidikan berkualitas membutuhkan persiapan yang matang. Menurut dia, keputusan pendidikan anak tidak seharusnya hanya bergantung pada kemampuan finansial keluarga pada satu waktu tertentu.

Djisman juga menilai kolaborasi lintas sektor penting agar keluarga bisa menyusun perencanaan pendidikan yang lebih terarah di tengah naiknya tantangan biaya pendidikan dan kebutuhan kompetensi di masa depan. Ia menegaskan, pendidikan bukan hanya soal memilih universitas terbaik, tetapi juga memastikan setiap anak punya kesempatan yang sama untuk meraih potensi terbaiknya.

Source: money.kompas.com
Terbaru