Cek PKH Dan BPNT Juni 2026 Dari HP, Nama Masih Terdaftar Atau Sudah Lewat?

Penerima bansos PKH dan BPNT kini bisa mengecek status bantuannya sendiri lewat ponsel. Cara ini penting karena hasil pencarian akan menunjukkan apakah nama masih tercatat dalam sistem DTSEN dan jenis bantuan apa yang sedang disalurkan.

Pengecekan mandiri juga membantu masyarakat melihat nominal bantuan yang sesuai dengan kategori kepesertaan. Dengan begitu, warga tidak perlu menunggu kabar berantai untuk mengetahui apakah status penerimaan masih aktif atau sudah tidak muncul di sistem.

Cek Lewat Situs Resmi Kemensos

Penelusuran status dilakukan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id menggunakan HP yang tersambung internet. Setelah laman terbuka, masukkan NIK 16 digit sesuai KTP dan ketik kode captcha yang tampil di layar.

Jika kode captcha sulit dibaca, pengguna bisa melakukan refresh untuk memunculkan kode baru. Setelah itu, tekan tombol “Cari Data” agar sistem menampilkan hasil pencarian secara otomatis.

Hasil pencarian akan memperlihatkan apakah nama terdaftar sebagai penerima manfaat. Informasi yang muncul mencakup status penerima bantuan, jenis bantuan, dan status penyalurannya.

Data Yang Perlu Disiapkan

Untuk mengecek status bansos, masyarakat hanya perlu menyiapkan tiga hal utama. Ketiganya adalah HP yang terhubung internet, NIK 16 digit sesuai KTP, dan kode captcha dari situs resmi.

Persiapan sederhana ini membuat proses pengecekan lebih cepat saat laman dibuka. Langkah tersebut juga mengurangi risiko salah input data ketika sistem meminta verifikasi.

Nominal PKH Sesuai Kategori Penerima

Besaran bantuan PKH berbeda sesuai kategori yang tercatat dalam data kepesertaan. Untuk ibu hamil atau masa nifas, bantuannya Rp750.000, sedangkan anak usia dini 0–6 tahun juga mendapat Rp750.000.

Kategori siswa menerima besaran yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Siswa SD mendapat Rp225.000, siswa SMP Rp375.000, dan siswa SMA Rp500.000.

Untuk kelompok rentan lainnya, lansia dan penyandang disabilitas berat masing-masing menerima Rp600.000. Ada pula kategori korban pelanggaran HAM berat dengan nominal Rp2.700.000.

Rincian BPNT Yang Perlu Diketahui

Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT memiliki pola penyaluran yang lebih sederhana. Nominalnya tercatat Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tiga bulan.

Informasi ini penting saat warga membaca hasil pengecekan di laman resmi karena sistem akan menampilkan jenis bantuan yang sedang disalurkan. Dari situ, penerima bisa mengetahui apakah yang muncul adalah PKH, BPNT, atau keduanya sesuai status kepesertaan.

Kenapa Perlu Dicek Mandiri

Pengecekan mandiri memberi kepastian lebih cepat bagi masyarakat yang menunggu pencairan bantuan. Cara ini juga membantu memastikan nama masih aktif dalam data penerima sebelum pencairan dilakukan.

Karena seluruh proses dilakukan secara online, warga dapat memeriksanya kapan saja selama situs resmi dapat diakses. Hasil akhir pengecekan menjadi acuan awal untuk melihat status bantuan dan nominal yang tercatat dalam sistem.

Terkait