China Bikin Cat Mobil Hitam yang Lebih Masuk Akal, Mendekati Efek Vantablack BMW

Author: Cung Media

BMW pernah menunjukkan apa yang terjadi saat mobil dilapisi material paling gelap yang pernah dipamerkan di industri otomotif. Hasilnya bukan sekadar hitam pekat, melainkan tampilan yang membuat X6 terlihat seperti siluet datar, seolah bodinya menghilang ke dalam permukaan gelap.

Namun, versi ekstrem seperti itu memang sulit dibawa ke dunia produksi massal. Kini, peneliti di China mengarah ke tujuan yang lebih praktis: membuat cat supergelap yang tetap mendekati efek Vantablack, tetapi lebih masuk akal untuk dipakai pada mobil.

Efek visual ekstrem, tapi tidak cukup praktis

Vantablack dikenal karena kemampuannya menyerap hampir seluruh cahaya yang mengenainya. Lapisan yang dipakai BMW pada X6 disebut mampu menyerap 99,965 persen cahaya, sehingga bentuk tiga dimensinya tampak seperti objek dua dimensi.

Masalahnya, material seperti ini dianggap terlalu rapuh untuk kebutuhan otomotif sehari-hari. Karena itu, meski sempat memancing harapan besar, pelapis ekstrem tersebut tidak benar-benar masuk ke jalur produksi untuk konsumen.

Formula baru yang lebih realistis untuk industri

Tim peneliti yang terdiri dari Zhiwei Liu, Changyi Pan, dan Jet Cui memilih pendekatan berbeda. Mereka tidak mencoba menyalin Vantablack secara persis, melainkan menyesuaikan formulanya agar lebih mungkin dipakai oleh pabrikan mobil.

Lapisan baru itu menggunakan nanoscale carbon black dan carbon nanotubes yang dipasok dari luar. Dalam struktur akhirnya, partikel carbon black mengendap di sepanjang nanotube dan membentuk permukaan tak beraturan dengan puncak serta lembah mikroskopis.

Struktur itu membuat cahaya yang datang lebih banyak terperangkap di dalam lekukan kecil permukaan, bukan dipantulkan kembali. Hasilnya, permukaan terlihat jauh lebih gelap dengan daya serap lebih dari 99,90 persen cahaya.

Angka itu memang masih sedikit di bawah capaian Vantablack BMW, tetapi tetap berada di level yang sangat ekstrem untuk cat otomotif. Yang membedakan, formula ini dibuat dengan campuran air deionisasi, dispersant, dan deformer agar lebih relevan untuk pengembangan industri.

Uji ketahanan yang jadi pembeda utama

Bagian paling penting dari riset ini bukan hanya warna yang sangat gelap, melainkan daya tahannya. Dalam pengujian, lapisan tersebut tetap bertahan pada kelembapan hingga 95 persen pada suhu 40 derajat Celsius atau 104 derajat Fahrenheit.

Panel uji juga direndam dalam air selama 10 hari dan tidak menunjukkan kerusakan yang terlihat. Hasil ini membuat material tersebut jauh lebih masuk akal untuk dievaluasi sebagai pelapis kendaraan dibanding Vantablack asli yang jauh lebih sensitif.

Aspek Vantablack BMW Cat Baru dari China
Penyerapan cahaya 99,965 persen Lebih dari 99,90 persen
Fokus pengembangan Efek visual ekstrem Lebih realistis untuk produksi besar
Ketahanan uji Tidak disebutkan untuk penggunaan konsumen Tahan kelembapan 95 persen pada 40 derajat Celsius dan direndam 10 hari

Masih jauh dari showroom

Meski begitu, jalan menuju produksi massal masih panjang. Studi yang dipublikasikan di Matter & Light itu terutama dirancang untuk menguji daya lekat dan melihat apakah lapisan semacam ini benar-benar bisa bertahan di permukaan mobil.

Masih ada banyak uji lain yang harus dilewati, termasuk ketahanan terhadap UV, goresan, korosi, dan batu kerikil. Semua itu penting karena cat mobil harus sanggup menghadapi cuaca dan kondisi jalan sehari-hari, bukan hanya tampak gelap di laboratorium.

Karena itu, kemunculan cat hitam paling gelap dari China belum berarti mobil serba hitam seperti bayangan akan segera hadir di dealer. Tetapi pengembangan ini menunjukkan bahwa efek visual yang dulu hanya cocok untuk demonstrasi kini mulai mendekati syarat dasar untuk dipakai di industri otomotif.

Source: www.carscoops.com
Terbaru