Apple Naikkan Hampir Semua Harga, iPhone Masih Bertahan untuk Sementara

Author: Cung Media

Apple resmi menaikkan harga hampir seluruh lini produknya secara global, dan perubahan itu langsung terasa di banyak kategori. Di tengah penyesuaian besar ini, iPhone masih menjadi pengecualian yang paling menonjol karena belum ikut naik harga.

Kebijakan tersebut menyentuh perangkat rumah pintar, iPad, komputer Mac, hingga headset Vision Pro. Untuk sementara, AirPods, Apple Pencil, dan Studio Display juga masih dijual dengan harga lama.

Mac paling terdampak

Lonjakan paling besar terjadi pada lini Mac, terutama di model MacBook dan Mac Studio. MacBook Neo versi entry-level dengan penyimpanan 256 GB kini dijual USD 699, naik USD 100 dari sebelumnya.

MacBook Air 13 inci naik USD 200 menjadi USD 1.299, sementara MacBook Pro 14 inci ikut naik USD 300 menjadi USD 1.999. Pada model yang lebih premium, MacBook Pro 16 inci kini dibanderol USD 2.999, atau naik USD 500.

Penyesuaian serupa juga terjadi pada desktop. iMac naik dari USD 1.299 menjadi USD 1.499, sedangkan Mac Studio mencatat kenaikan paling tajam dalam gelombang ini.

Produk Harga Baru Kenaikan
Mac Studio M4 Max USD 2.499 Naik USD 500
Mac Studio M3 Ultra USD 5.299 Naik USD 1.300

Mac Studio berbasis chip M4 Max naik dari USD 1.999 menjadi USD 2.499. Versi Mac Studio dengan chip M3 Ultra, memori terpadu 96 GB, dan SSD 1 TB melonjak dari USD 3.999 menjadi USD 5.299.

iPad dan perangkat rumah pintar ikut terkerek

Lini tablet Apple juga mengalami penyesuaian luas. iPad reguler kini dijual USD 449 dari sebelumnya USD 349, sedangkan iPad mini naik dari USD 499 menjadi USD 599.

iPad Air 11 inci naik USD 150 menjadi USD 749. Untuk model yang lebih tinggi, iPad Pro 11 inci kini dijual USD 1.199 dan iPad Pro 13 inci USD 1.499, masing-masing naik USD 200.

Perangkat rumah pintar ikut terdorong naik. HomePod mini kini dibanderol USD 129 dari sebelumnya USD 99, sementara HomePod reguler naik dari USD 299 menjadi USD 349.

Apple TV juga mengalami lompatan lebih besar, dari USD 129 menjadi USD 199. Di sisi lain, Vision Pro kini dijual USD 3.699, naik USD 200 dari harga sebelumnya USD 3.499.

iPhone masih bertahan, tapi belum tentu lama

Di tengah kenaikan luas itu, iPhone masih mempertahankan harga seluruh serinya. Kondisi ini membuat lini ponsel Apple belum ikut terseret dalam perubahan harga global untuk saat ini.

Namun, situasinya belum sepenuhnya aman. Sejumlah rumor menyebut Apple sedang mempertimbangkan kenaikan harga yang lebih besar untuk generasi berikutnya, khususnya iPhone 18 Pro.

Belum ada konfirmasi resmi dari Apple soal rumor tersebut, tetapi pembahasannya sudah ramai di kalangan analis industri. Jika rencana itu benar terjadi, fase sekarang bisa menjadi awal perubahan strategi harga yang lebih agresif.

Dampak ke pasar, termasuk Indonesia

Apple belum memberi penjelasan rinci di luar naiknya biaya komponen memori sebagai pemicu utama. Sejumlah laporan menyebut kebijakan ini berlaku secara global dan langsung di seluruh kanal penjualan resmi Apple.

Bagi pasar seperti Indonesia, efeknya berpotensi lebih terasa karena ada tambahan faktor nilai tukar rupiah. Konsumen yang membidik MacBook, iPad, HomePod, atau Apple TV perlu menghitung ulang waktu pembelian, sementara calon pembeli iPhone masih mendapat jeda karena harganya belum berubah.

Source: inet.detik.com
Terbaru