Casio membawa pendekatan yang jarang dipakai di jam digital modern: notifikasi tanpa bunyi. Seri W738H yang mulai dijual di Amerika Serikat menonjol lewat alarm getar dan baterai yang disebut mampu bertahan hingga 10 tahun.
Di tengah pasar wearable yang makin ramai dengan fitur pintar, W738H justru hadir sebagai jam digital sederhana yang fokus pada fungsi harian. Harga jualnya dipatok $54.95, dan daya tarik utamanya ada pada notifikasi yang terasa di pergelangan tangan tanpa harus mengeluarkan suara bip.
Getar untuk lebih dari sekadar alarm
Fitur getar pada W738H tidak terbatas untuk alarm harian. Casio juga memakainya untuk sinyal waktu per jam, countdown timer, dan auto-start pada stopwatch.
Pendekatan ini membuat jam tetap berguna di situasi yang menuntut notifikasi senyap. Pengguna bisa merasakan peringatan langsung tanpa perlu mengaktifkan suara.
| Fitur | W738H | Keterangan |
|---|---|---|
| Alarm getar | Ada | Untuk notifikasi waktu dan alarm harian |
| Sinyal waktu per jam | Ada | Getaran bisa dipakai sebagai penanda tiap jam |
| Countdown timer | Ada | Getaran mendukung fungsi timer |
| Auto-start stopwatch | Ada | Getaran juga terhubung ke mode stopwatch |
Casio ikut menyesuaikan desain tali resin agar fungsi itu lebih nyaman dipakai. Jarak antar lubang dibuat lebih rapat supaya ukuran di pergelangan tangan bisa diatur lebih presisi dan getaran lebih mudah terasa di kulit.
Di sisi fisik, W738H memakai desain kotak khas jam digital Casio dengan casing resin. Ukurannya 47.0 mm x 42.8 mm dengan ketebalan 13.5 mm, sementara bobotnya 43 gram.
Tombol-tombolnya juga dibuat mudah dibedakan saat dipakai cepat. Tombol pengatur getaran diberi warna berbeda dan bentuk yang tidak sama dengan tombol mode standar, sedangkan di bagian depan ada tombol khusus untuk menyalakan lampu latar LED berwarna amber.
Fokus pada fungsi dasar
W738H tetap membawa fitur dasar yang akrab bagi pengguna Casio. Di dalamnya tersedia dual time, stopwatch, countdown timer 24 jam, dan kalender otomatis.
Casio juga menyertakan opsi untuk membisukan suara tombol. Hasilnya, pengalaman pakai bisa dibuat lebih senyap, sejalan dengan karakter utama jam ini yang mengandalkan getaran.
Daya tahan baterai menjadi salah satu nilai jual paling menonjol. Jam ini memakai baterai koin CR2032 standar, dan Casio memperkirakan masa pakainya sekitar 10 tahun sebelum perlu diganti.
Umur baterai yang panjang itu berkaitan dengan desain produk yang sederhana. W738H tidak dibekali Bluetooth, pelacak langkah, atau layar sentuh, sehingga konsumsi dayanya tetap rendah.
Bagi pengguna yang mencari jam digital untuk dipakai lama tanpa banyak perawatan, kombinasi itu terasa masuk akal. Jam ini tidak mengejar fitur modern yang rumit, tetapi menonjolkan kepraktisan, efisiensi, dan kemudahan penggunaan.
Cocok untuk pemakaian harian
W738H juga dibekali ketahanan air hingga 100 meter. Spesifikasi ini membuatnya dinyatakan cocok untuk berenang, sehingga penggunaannya tidak hanya terbatas untuk aktivitas ringan.
Material resin pada casing dan tali mendukung karakter jam kasual yang ringan. Dengan bobot 43 gram, model ini masih nyaman dipakai sepanjang hari.
Peluncuran di Amerika Serikat terjadi setelah seri ini lebih dulu hadir di Jepang pada bulan lalu. Langkah tersebut memperluas jangkauan W738H ke pasar yang lebih besar dengan posisi sebagai jam digital fungsional.
Casio tampaknya membidik pengguna yang masih menyukai jam digital klasik dengan utilitas yang jelas. Di tengah banyaknya wearable modern, W738H menawarkan pengalaman yang lebih sederhana dan langsung ke kebutuhan dasar.
Tiga model dalam seri ini menunjukkan bahwa Casio masih melihat ruang untuk jam digital non-pintar di pasar AS. Daya tariknya terletak pada kombinasi alarm getar, masa pakai baterai panjang, dan fitur-fitur esensial yang tetap relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Di saat yang sama, Casio juga meluncurkan tiga jam digital A140WE bergaya retro di AS. G-Shock pun memperkenalkan jam bertema Pokémon yang membawa nuansa nostalgia.
Source: www.gizmochina.com






