Casio membawa arah baru untuk lini G-Steel lewat GST-B1000BD-1A dan GST-B1000BD-2A. Dua model ini hadir dengan bodi yang lebih ramping, tetapi tetap mempertahankan karakter tangguh yang selama ini melekat pada G-Shock.
Langkah itu menarik karena banyak orang masih menganggap G-Shock identik dengan jam tangan besar dan tebal. Kali ini, Casio justru menawarkan desain yang lebih mudah dipakai harian, tanpa meninggalkan ketahanan benturan dan kesan premium.
Lebih Tipis, Lebih Ringan, Tetap Kuat
Casio G-Steel GST-B1000 punya dimensi 46,9 x 44,2 x 11,6 mm dengan bobot sekitar 118 gram. Ketebalan 11,6 mm membuatnya menjadi salah satu model G-Steel paling tipis yang pernah dirilis.
Penyusutan ukuran ini dimungkinkan oleh modul internal baru yang lebih ringkas dan teknologi perekat kaca khusus. Casio tetap mempertahankan ketahanan benturan, sehingga desain yang lebih slim tidak mengorbankan fungsi dasarnya.
| Model | Harga | Dimensi | Bobot |
|---|---|---|---|
| GST-B1000BD-1A | US$510 | 46,9 x 44,2 x 11,6 mm | 118 gram |
| GST-B1000BD-2A | US$510 | 46,9 x 44,2 x 11,6 mm | 118 gram |
Tampilan Serba Hitam yang Lebih Premium
Kedua model mengusung warna hitam hampir di seluruh bagian logam. Casio memberi lapisan black ion plating pada gelang stainless steel, penutup belakang, tombol samping, crown, hingga sekrup eksternal.
Bezel-nya dibuat tanpa logo besar dan dipadukan dengan finishing brushed serta polished. Hasilnya adalah tampilan yang lebih minimalis, tetapi tetap terasa modern dan premium.
Material bodinya memadukan stainless steel dan bio-based carbon, lalu diperkuat dengan teknologi Carbon Core Guard. Struktur ini dirancang untuk membantu melindungi modul internal dari benturan keras.
Bluetooth dan Tough Solar untuk Penggunaan Harian
Di sisi daya, Casio menyematkan Tough Solar sebagai sumber utama. Pengisian lewat cahaya ini memungkinkan jam bekerja hingga lima bulan dalam pemakaian normal setelah terisi penuh.
Jika fitur hemat daya aktif dan jam disimpan dalam kondisi gelap, daya tahan baterainya bisa mencapai 18 bulan. Keunggulan ini membuat pengguna tidak perlu sering mengganti baterai.
Kedua model juga sudah mendukung Bluetooth dan terhubung ke aplikasi Casio Watches. Pengguna bisa menyesuaikan waktu otomatis sesuai lokasi, mengatur fitur jam lewat aplikasi, memakai Phone Finder, dan mendapatkan sinkronisasi waktu yang lebih akurat tanpa pengaturan manual.
Tetap Tahan Air dan Tetap Mudah Dibaca
Walau lebih tipis, Casio tidak mengurangi standar ketahanan yang biasa melekat pada G-Shock. Jam ini tetap memiliki ketahanan air hingga 200 meter dan dilengkapi screw-lock crown untuk membantu menjaga perlindungan terhadap air dan debu.
Untuk layar, Casio masih memakai mineral glass. Di bagian pencahayaan, tersedia LED Super Illuminator berwarna putih dengan efek afterglow agar dial tetap mudah dibaca dalam kondisi minim cahaya.
Jarum analog juga dilapisi Neobrite, sehingga tetap terlihat saat berada di tempat gelap. Kombinasi ini membuat jam tidak hanya kuat, tetapi juga nyaman digunakan dalam berbagai situasi.
Fitur Harian yang Tetap Lengkap
Casio G-Steel GST-B1000 turut dibekali stopwatch hingga 30 menit, countdown timer, alarm harian, dan kalender otomatis penuh. Seluruh fitur itu hadir dalam format analog yang tetap mudah dibaca dan tidak mengganggu kesan premium pada desain keseluruhan.
Peluncuran dua model ini menunjukkan upaya Casio menjaga G-Steel tetap relevan di tengah tren smartwatch. Alih-alih mengikuti arus sepenuhnya, Casio menawarkan jam tangan analog premium dengan konektivitas modern, daya tahan tinggi, dan desain yang lebih elegan.
Casio juga disebut baru-baru ini memperkenalkan seri Color Camo di pasar Amerika Serikat. Koleksi itu membawa gaya Y2K yang lebih berani dan memberi opsi berbeda bagi konsumen yang mencari desain yang lebih ekspresif.







