Cabai dan Bawang Merah Kompak Turun, Harga Pangan Pagi Ini Bergerak Tak Seragam

Harga cabai dan bawang merah sama-sama melemah pada pantauan pagi ini, tetapi penurunan itu tidak diikuti oleh seluruh kebutuhan pokok. Di saat beberapa komoditas turun, bawang putih, gula pasir lokal, dan sejumlah jenis beras justru bergerak naik.

Data PIHPS Nasional Bank Indonesia yang dipantau melalui bi.go.id/hargapangan pada pukul 09.30 WIB menunjukkan harga pangan nasional masih bergerak tidak seragam. Kondisi ini memperlihatkan tekanan pasar berbeda pada tiap komoditas, terutama di kelompok cabai, bumbu dapur, dan protein hewani.

Cabai turun di hampir semua jenis

Cabai rawit merah masih menjadi yang paling mahal di kelompoknya meski ikut terkoreksi cukup dalam. Harganya turun 8,58 persen atau Rp6.550 menjadi Rp69.750 per kg.

Cabai merah keriting juga turun 3,86 persen menjadi Rp53.500 per kg, sementara cabai merah besar terkoreksi 7,67 persen menjadi Rp53.100 per kg. Cabai rawit hijau ikut melemah 5,38 persen dan berada di level Rp51.900 per kg.

Bawang merah ikut turun, bawang putih justru naik

Di kelompok bumbu dapur, bawang merah ukuran sedang turun 4,94 persen menjadi Rp50.950 per kg. Koreksi ini memberi sedikit ruang lega bagi konsumen rumah tangga yang belakangan ikut menanggung volatilitas harga pangan.

Berbeda arah, bawang putih ukuran sedang naik 0,93 persen menjadi Rp43.600 per kg. Pergerakan yang berlawanan ini menunjukkan tekanan harga belum merata pada seluruh komoditas dapur.

Beras bergerak campuran

Harga beras juga belum menunjukkan arah tunggal. Beras kualitas bawah I turun tipis 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II justru naik 0,69 persen ke level yang sama.

Beras kualitas medium I dan medium II bertahan masing-masing di Rp16.300 per kg dan Rp16.100 per kg. Sementara itu, beras kualitas super I naik tipis 0,29 persen menjadi Rp17.600 per kg dan beras kualitas super II naik 0,29 persen menjadi Rp17.100 per kg.

Protein hewani dan kebutuhan lain ikut berubah

Di kelompok protein hewani, daging ayam ras segar naik tipis 0,13 persen menjadi Rp37.200 per kg. Sebaliknya, telur ayam ras segar turun 0,67 persen menjadi Rp29.750 per kg.

Harga daging sapi kualitas I turun 0,20 persen menjadi Rp149.200 per kg dan kualitas II turun 0,18 persen menjadi Rp140.200 per kg. Pada komoditas lain, gula pasir premium bertahan di Rp20.300 per kg, sedangkan gula pasir lokal naik 3,43 persen menjadi Rp19.750 per kg.

Minyak goreng relatif stabil

Harga minyak goreng curah turun tipis 0,24 persen menjadi Rp20.550 per kg. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I tetap di Rp24.200 per kg dan kemasan bermerek II bertahan di Rp23.350 per kg.

Pergerakan pagi itu menegaskan bahwa koreksi harga paling terasa terjadi di kelompok cabai dan bawang merah, tetapi belum diikuti penurunan seragam pada komoditas lain. Pantauan PIHPS Nasional Bank Indonesia tetap menjadi acuan untuk melihat arah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Source: www.suara.com

Terkait