Bus Ekonomi Surabaya-Purwokerto Kini Pakai Toilet, Tarif Rp160 Ribu Naikkan Standar Perjalanan

Bus ekonomi lintas Surabaya-Purwokerto kini mengalami perubahan yang cukup mencolok. PO Sugeng Rahayu menghadirkan armada yang lebih nyaman dengan jadwal keberangkatan yang lebih rapat dan fasilitas toilet yang biasanya tidak identik dengan kelas ekonomi.

Perubahan itu membuat layanan ini naik kelas tanpa harus meninggalkan tarif yang masih terjangkau. Untuk rute penuh Surabaya-Purwokerto, penumpang dikenai ongkos Rp160.000, dengan perjalanan yang disebut memakan waktu sekitar 11 jam.

Toilet yang biasanya ada di kelas lebih tinggi

Keberadaan toilet menjadi pembeda paling menonjol dari layanan ini. Fasilitas tersebut umumnya lekat dengan bus Patas atau Eksekutif, tetapi Sugeng Rahayu membawanya ke layanan ekonomi di lintas selatan Jawa.

Langkah ini memberi nilai tambah bagi penumpang yang menempuh perjalanan jauh. Dengan durasi perjalanan yang panjang, akses toilet di dalam bus bisa membantu kenyamanan selama berada di jalan.

Mesin belakang membuat kabin lebih senyap

Pembaruan armada juga ikut mengubah pengalaman perjalanan di dalam bus. Sugeng Rahayu tidak lagi mengandalkan bus bermesin depan yang selama ini lazim di kelas ekonomi, lalu beralih ke sasis mesin belakang.

Salah satu armada yang digunakan ialah Hino RK8 dengan bodi Legacy SR2 dari karoseri Laksana. Mesin belakang memberi kabin yang lebih senyap dibandingkan model mesin depan, sehingga suasana perjalanan terasa lebih tenang.

Kursi lebih lega untuk rute panjang

Selain toilet dan mesin belakang, kenyamanan juga datang dari penataan kursi. Bus ini memakai kursi ergonomis buatan Rimba Kencana dengan konfigurasi 2-3, namun jumlah kursinya hanya sekitar 50 sampai 54 unit.

Susunan tersebut membuat kabin tidak terlalu padat. Jarak antar kursi disebut sekitar satu jengkal tangan dewasa, sehingga ruang kaki menjadi lebih longgar dan penumpang tidak cepat pegal saat duduk lama.

Jadwal keberangkatan kini jauh lebih padat

Peningkatan layanan juga terlihat dari frekuensi perjalanan. Pada awal pembukaan layanan di 2023, rute ini hanya memiliki satu keberangkatan per hari.

Kini, Sugeng Rahayu menyediakan hingga 11 jadwal keberangkatan dari pagi sampai malam. Pilihan waktu yang lebih banyak ini memberi keleluasaan bagi penumpang untuk menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan masing-masing.

Menjangkau lebih banyak kota di jalur selatan Jawa

Rute yang ditempuh juga tidak hanya melayani dua kota utama. Jalurnya melintas Surabaya, Solo, Jogja, hingga Purbalingga, sehingga memberi akses mobilitas yang lebih luas bagi masyarakat di koridor tersebut.

Sugeng Rahayu juga memadukan jalur tol Trans Jawa dengan sistem naik-turun tol. Pola ini membuat perjalanan lebih efisien, sambil tetap membuka akses ke kota-kota perantara seperti Nganjuk, Madiun, dan Solo.

Kelas ekonomi dengan standar yang naik setingkat

Perubahan pada armada, toilet, dan tata kabin menunjukkan bahwa kelas ekonomi kini bisa menawarkan pengalaman yang lebih baik. Layanan ini memperlihatkan bahwa bus ekonomi tidak selalu harus identik dengan fasilitas seadanya.

Bagi penumpang Surabaya-Purwokerto, pilihan bus ekonomi seperti ini menghadirkan alternatif yang lebih layak untuk perjalanan siang maupun malam. Tarif Rp160.000, jadwal yang rapat, kursi yang lebih lega, dan toilet di dalam bus membuat layanan ini terasa punya standar baru di lintas Jawa.

Baca Juga

Back to top button