Warren Buffett mempercepat rencana pembagian warisannya dengan memastikan seluruh saham Berkshire Hathaway yang masih ia miliki akan didistribusikan paling lambat pada akhir 2034. Langkah ini mengubah jadwal sebelumnya yang baru akan berjalan 10 tahun setelah Buffett meninggal dunia.
Keputusan itu menunjukkan perubahan besar dalam pengelolaan kekayaan salah satu investor paling berpengaruh di dunia. Buffett ingin proses tersebut selesai saat dirinya masih bisa mengawasi penyalurannya, terutama karena ketiga anaknya dinilai sudah siap memegang tanggung jawab filantropi keluarga.
Warisan Tidak Lagi Menunggu Wafatnya Buffett
Dalam wawancara dengan CNBC, Buffett mengatakan ia mengevaluasi ulang situasinya dengan mempertimbangkan lebih dari sekadar usia atau kematian. Ia juga menilai ketajaman pikirannya ketika menentukan langkah terbaik bagi keluarga dan yayasan yang mereka kelola.
Buffett menyebut putri sulungnya, Susie Buffett, akan berusia 81 tahun pada akhir 2034. Karena itu, ia memilih mempercepat distribusi agar seluruh aset dapat dikelola ketika dirinya masih bisa memantau prosesnya.
Menurut laporan money.kompas.com, sisa saham Buffett di Berkshire Hathaway mencapai sekitar 13 persen dengan nilai 1,06 triliun dollar AS atau sekitar Rp 19.080 triliun, menggunakan kurs Rp 18.000 per dollar AS. Nilai itu menjadi inti dari pembagian warisan yang kini dipercepat jadwalnya.
Donasi ke Gates Foundation Juga Dihentikan
Selain soal warisan, Buffett juga mengakhiri tradisi hampir dua dekade menyalurkan donasi tahunan kepada Bill & Melinda Gates Foundation. Tahun ini, investor berusia 95 tahun itu menyumbangkan hampir 6 miliar dollar AS dalam bentuk sekitar 12 juta saham Kelas B Berkshire Hathaway.
Dana tersebut dialihkan ke empat yayasan yang dipimpin oleh ketiga anaknya, yakni Susan Thompson Buffett Foundation, Sherwood Foundation, Howard G. Buffett Foundation, dan NoVo Foundation. Sejak 2006, Buffett telah menyumbangkan lebih dari 47 miliar dollar AS dalam bentuk saham Berkshire Hathaway kepada Gates Foundation.
| Yayasan | Peran | Keterangan |
|---|---|---|
| Susan Thompson Buffett Foundation | Penerima donasi keluarga | Salah satu dari empat yayasan yang dipimpin anak-anak Buffett |
| Sherwood Foundation | Penerima donasi keluarga | Salah satu dari empat yayasan yang dipimpin anak-anak Buffett |
| Howard G. Buffett Foundation | Penerima donasi keluarga | Salah satu dari empat yayasan yang dipimpin anak-anak Buffett |
| NoVo Foundation | Penerima donasi keluarga | Salah satu dari empat yayasan yang dipimpin anak-anak Buffett |
Buffett menegaskan keputusan itu tidak dipicu oleh hubungannya dengan Bill Gates. Ia mengatakan anak-anaknya kini sudah cukup matang untuk menjalankan tanggung jawab filantropi keluarga.
“Saya mengatakan kepada ketiga anak saya bahwa kekayaan itu adalah milik mereka, dan menjadi tanggung jawab mereka untuk mengelolanya dengan baik,” kata Buffett.
Dalam wawancara yang sama, Buffett juga menyinggung hubungan Bill Gates dengan mendiang Jeffrey Epstein. Ia menilai hubungan tersebut memang merupakan sebuah kesalahan, tetapi tidak mengubah pandangannya terhadap Gates sebagai sahabat.
Meski begitu, Buffett menegaskan dirinya tidak menyesali persahabatan itu maupun keputusan mendukung Gates Foundation selama bertahun-tahun. “Kami telah melewati begitu banyak masa-masa indah bersama. Persahabatan itu sungguh luar biasa,” ujarnya.
Dengan keputusan ini, arah filantropi Buffett kini bergeser sepenuhnya ke yayasan keluarga, sementara distribusi saham Berkshire Hathaway dipercepat jauh lebih awal dari rencana semula. Buffett tampak ingin memastikan transisi kekayaan itu berjalan saat dirinya masih dapat mengawasi hasil akhirnya.
Source: money.kompas.com






