Brigpol Fredi Lukas Awes, personel Satgas Operasi Damai Cartenz, ditemukan meninggal dunia setelah diduga diserang orang tidak dikenal di Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. Aparat gabungan kini memburu pihak yang bertanggung jawab sambil mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Korban ditemukan dengan sejumlah luka yang diduga akibat senjata tajam saat menjalankan tugas pengamanan sebagai personel Bawah Kendali Operasi atau BKO di Yahukimo. Peristiwa ini menjadi perhatian karena penyerangan terjadi ketika almarhum sedang bertugas dalam operasi pengamanan.
Ditemukan Meninggal di Dekai
Fredi ditemukan di Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Dekai, sekitar pukul 23.30 WIT. Saat ditemukan, ia telah meninggal dunia di lokasi kejadian.
Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz AKBP Andri Alam menyatakan pemeriksaan awal mendapati luka-luka yang diduga berasal dari senjata tajam pada tubuh korban. Pelaku penganiayaan masih diduga sebagai orang tidak dikenal atau OTK.
Motif di balik penyerangan tersebut masih didalami oleh petugas. Aparat juga belum menyampaikan identitas pihak yang diduga terlibat dalam penganiayaan hingga menyebabkan Fredi meninggal dunia.
Menurut keterangan yang dikutip CNN Indonesia, penyelidikan diarahkan untuk menyusun kronologi berdasarkan bukti di lokasi dan keterangan para saksi. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara objektif.
Jenazah Dievakuasi untuk Pemeriksaan Medis
Setelah ditemukan, jenazah Fredi dievakuasi dari lokasi kejadian menuju RSUD Dekai. Pemeriksaan medis lanjutan dilakukan sebelum jenazah diterbangkan ke Kota Jayapura.
Jenazah almarhum kini telah disemayamkan di rumah duka. Di saat yang sama, proses penanganan perkara tetap berjalan di Yahukimo.
Tim gabungan yang menangani perkara ini berasal dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo, serta BKO Brimob Yon B Polda Papua. Mereka telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
Pemeriksaan saksi menjadi bagian penting untuk mengungkap pihak yang diduga melakukan penyerangan. Aparat juga melanjutkan pencarian dan pengejaran terhadap pihak yang diduga terkait dengan kejadian tersebut.
Komitmen Pengusutan Tuntas
Kepala Operasi Satgas Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani menyampaikan duka cita atas gugurnya Fredi saat menjalankan tugas. Ia menyebut pengabdian almarhum sebagai wujud dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Pengabdian almarhum merupakan wujud dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Faizal dalam keterangan tertulis pada Rabu (22/7). Ia memastikan perkara penyerangan terhadap Fredi akan diusut hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Faizal menegaskan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan terukur. Satgas menyatakan pengungkapan pelaku maupun motif akan ditempuh melalui prosedur hukum, bukti lapangan, serta keterangan yang diperoleh dalam penyelidikan.
