BRI Peduli Bantu KWT Pala Bogor Naik Kelas, Produksi Kini Jauh Lebih Cepat

Bantuan alat dari BRI Peduli membuat KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor Selatan bergerak lebih cepat. Proses yang dulu serba manual kini berubah menjadi lebih efisien, rapi, dan mendukung kapasitas produksi yang lebih besar.

Kelompok perempuan yang mengolah pala menjadi manisan, sirup, dan permen itu sebelumnya menghadapi kendala utama di peralatan dan pemasaran. Dukungan melalui Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) hadir untuk menjawab hambatan tersebut lewat sarana produksi dan pelatihan usaha.

Produksi yang dulu memakan waktu kini jauh lebih singkat

Bantuan yang diterima mencakup pengupas pala, alat pengiris pala, dan mesin sealer. Tiga alat ini langsung memangkas waktu kerja yang selama ini membuat produksi melambat.

ProsesSebelum BantuanSetelah Bantuan
Mengupas palaSekitar 5 jamSekitar 2 jam
Mengiris palaSekitar 6 jamSekitar 2 jam
PengemasanManualLebih cepat dengan mesin sealer

Nurhasanah, ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, menyebut keterbatasan alat sempat menjadi tantangan utama. Ia mengatakan seluruh proses produksi sebelumnya masih dilakukan dengan cara sederhana sehingga menyita banyak waktu.

Dengan peralatan baru, kemasan produk menjadi lebih rapi dan kokoh. Pekerjaan anggota kelompok juga menjadi lebih ringan, sementara hasil olahan pala mereka bisa diproduksi dengan ritme yang lebih baik.

Dari pala segar ke produk bernilai tambah

KWT Bina Tani Mysari Pala dibentuk pada 2015 sebagai wadah belajar sekaligus pengembangan usaha bersama. Dari awal yang hanya menjual pala segar, kelompok ini kemudian beralih mengolahnya menjadi produk bernilai tambah.

Produk olahan pala mereka kini semakin dikenal dan menjangkau lebih banyak konsumen. Bagi anggota kelompok, dukungan ini bukan hanya soal alat, tetapi juga dorongan untuk terus mengembangkan komoditas pala sebagai sumber penghasilan keluarga.

Fokus BRI Peduli pada pemberdayaan perempuan

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan Program AURA merupakan inisiatif BRI Peduli yang berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan. Fokus program ini mencakup penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan.

Dhanny menilai pengalaman KWT Bina Tani Mysari Pala menunjukkan manfaat nyata program tersebut bagi kelompok usaha perempuan. Ia berharap program itu terus melahirkan perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Sejak diluncurkan pada 2021, Program AURA telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Nurhasanah juga berharap pendampingan bisa terus berlanjut, terutama untuk memperkuat pemasaran produk olahan pala di Bogor.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait