Bongkar Ratun Digenjot di Jatim, Jalan Cepat Menuju Swasembada Gula

Author: Cung Media

Produktivitas tebu di Jawa Timur kini didorong lewat bongkar ratun yang melibatkan pemerintah daerah, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), dan petani. Langkah ini dipandang sebagai cara cepat untuk memperkuat pasokan gula nasional dari salah satu sentra tebu terbesar di Indonesia.

Jawa Timur memegang peran strategis dalam produksi gula nasional, sehingga peningkatan produktivitas tebu menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Di tengah dorongan swasembada gula, fokus utama kini tertuju pada peremajaan tanaman dan cara budidaya yang lebih efisien.

Peremajaan tanaman jadi fokus utama

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bongkar ratun merupakan langkah nyata untuk memperkuat sektor pergulaan nasional. Program ini menitikberatkan pada peremajaan tanaman, penggunaan bibit unggul, dan penerapan budidaya yang lebih baik.

Khofifah juga melihat kerja bersama antara pemerintah, SGN, dan petani sebagai kunci untuk mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional. Dalam saat yang sama, kolaborasi itu diharapkan ikut mengangkat kesejahteraan petani.

SGN dorong pendampingan dan mekanisasi

Direktur Operasional PT SGN Kuntoro Boga Andri menyebut keberhasilan bongkar ratun membutuhkan dukungan kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Menurut dia, SGN terus mendorong produktivitas lewat pendampingan budidaya, penyediaan benih unggul, penguatan kemitraan petani, dan mekanisasi pertanian.

SGN juga menempatkan panen dan tanam tebu serentak sebagai bagian dari upaya memperkuat produktivitas lahan dan meningkatkan kualitas bahan baku. Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan petani dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun industri gula yang lebih kuat dan berdaya saing.

Dorongan untuk swasembada gula nasional

Kuntoro menegaskan program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap target swasembada gula nasional. Perusahaan itu optimistis bongkar ratun akan memberi dampak positif pada produktivitas tebu dan keberlanjutan industri gula nasional.

Ia menambahkan, transformasi sektor pergulaan harus dijaga agar berjalan konsisten. Program ini bukan hanya soal peningkatan hasil produksi, tetapi juga menyangkut ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani tebu.

Strategi jangka panjang di sentra tebu utama

Bongkar ratun dipandang sebagai salah satu strategi penting dalam pengembangan budidaya tebu. Peremajaan tanaman yang produktivitasnya menurun diharapkan mampu mendongkrak hasil panen, memperbaiki kualitas bahan baku, dan membuat usaha tani lebih efisien.

Penggunaan bibit unggul dan praktik budidaya yang lebih baik juga menjadi bagian dari dorongan peningkatan daya saing industri gula nasional. Dengan posisi Jawa Timur sebagai salah satu tulang punggung produksi gula nasional, keberhasilan program ini dianggap penting bagi industri gula yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan.

Source: surabaya.bisnis.com
Terbaru