
Persib Bandung menatap laga kontra Bhayangkara FC dengan ambisi besar untuk meraih tiga poin penuh. Bojan Hodak menegaskan timnya tidak ingin kembali kehilangan poin setelah hanya bermain imbang pada pertandingan sebelumnya, meski permainan Persib sebenarnya berjalan dominan.
Laga tandang di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Kamis, 30 April 2026, menjadi momen penting bagi Maung Bandung untuk menjaga ritme di papan atas. Hodak menilai persiapan tim berlangsung baik, terutama dari sisi fisik, mental, dan taktik, sehingga fokus utama kini mengarah pada ketajaman di depan gawang.
Evaluasi tajam dari laga sebelumnya
Persib baru saja melewati laga yang menyisakan catatan penting ketika menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Dalam pertandingan itu, Persib menguasai permainan dan menciptakan banyak peluang, tetapi tetap gagal mengamankan kemenangan.
Data dari laga tersebut menunjukkan Persib melepaskan 29 tembakan. Namun, angka itu belum cukup karena tidak semua peluang bisa diubah menjadi gol, dan Hodak melihat efektivitas serangan sebagai masalah yang harus segera dibenahi.
Bagi Hodak, mencetak gol tetap menjadi faktor pembeda dalam sepakbola. Karena itu, evaluasi tim tidak hanya menyasar cara membangun serangan, tetapi juga ketenangan pemain saat berada di area akhir.
Kondisi tim dinilai stabil
Secara umum, Hodak menyebut kondisi para pemain berada dalam level yang baik untuk menjalani laga tandang ini. Ia menilai cara berlari, kesiapan fisik, dan pendekatan taktik para pemain sudah sesuai dengan harapan.
Sisi mental juga disebut tetap terjaga meski hasil imbang sebelumnya sempat mengecewakan. Hodak menegaskan bahwa Persib masih berada di puncak klasemen sementara, sehingga tim harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya.
Pelatih asal Kroasia itu juga menekankan pentingnya menjaga kebiasaan untuk terus mengejar kemenangan. Menurutnya, tim besar tidak cukup hanya menguasai permainan, tetapi harus memastikan dominasi itu berujung pada hasil akhir yang maksimal.
Kabar positif dari Eliano Reijnders
Di tengah persiapan menuju Bhayangkara FC, Persib mendapat kabar baik dari kondisi Eliano Reijnders. Gelandang tersebut sempat dikhawatirkan mengalami cedera serius setelah mendapat benturan dalam sesi atau laga sebelumnya.
Hodak memastikan hasil pemeriksaan tidak menunjukkan masalah berarti pada Reijnders. Pemain itu hanya menjalani pemulihan ringan bersama fisioterapis sebelum kembali bergabung dengan tim.
“Tidak ada yang serius. Saya yakin dalam satu atau dua hari dia sudah kembali bergabung,” ujar Hodak. Kabar ini memberi ruang lebih besar bagi staf pelatih untuk menyusun persiapan dengan tenang jelang pertandingan penting di lanjutan Super League 2025/2026.
Misi Persib mengubah dominasi menjadi kemenangan
Persib kini menghadapi tantangan yang cukup jelas, yakni mengubah kontrol permainan menjadi hasil yang lebih konkret. Hodak dan tim pelatih tampaknya ingin memastikan peluang yang tercipta tidak lagi terbuang seperti pada laga sebelumnya.
Fokus pada penyelesaian akhir menjadi sangat penting karena lawan berikutnya menuntut efisiensi lebih tinggi. Dalam situasi seperti ini, satu gol bisa menentukan arah pertandingan, terutama ketika Persib dituntut menjaga posisi di klasemen dan menjaga momentum kompetitif.
Persib juga perlu mempertahankan konsistensi permainan agar tidak hanya tampil kuat di satu fase pertandingan, tetapi stabil sampai peluit akhir. Dengan persiapan fisik yang dianggap baik, mental yang tetap terjaga, dan kabar kondisi Reijnders yang membaik, Persib membawa modal yang cukup untuk memburu hasil maksimal saat menghadapi Bhayangkara FC.
Source: www.suara.com




