Blackauto Battle 2026 Guncang Tiga Kota, Mobil 1000 HP Turun Arena dan Berebut Tiket Tokyo

BLACKAUTO BATTLE 2026 langsung mencuri perhatian karena musim ini tidak hanya menonjolkan gaya modifikasi, tetapi juga adu tenaga mesin dalam skala yang lebih luas. Ajang ini hadir dengan rangkaian di tiga kota besar dan mempertemukan modifikator dari berbagai wilayah dalam satu kompetisi yang makin kompetitif.

Penyelenggara dari BLACKXPERIENCE menempatkan AEON Mall Tangerang Selatan sebagai titik pembuka wilayah Barat, Mangkunegaran Solo untuk wilayah Tengah, dan Grand City Surabaya sebagai lokasi Final Battle wilayah Timur. Pemilihan tiga lokasi itu didasarkan pada fasilitas dan sumber daya yang dinilai memadai untuk gelaran otomotif berskala besar.

Seri pembuka langsung ramai

Seri pembuka wilayah Barat di AEON Mall Tangerang Selatan sudah digelar dan langsung menarik perhatian para modifikator. Boy Prabowo selaku perwakilan pelaksana acara menyebut ratusan mobil ikut mengisi seri pertama BlackAuto Battle 2026 untuk mewakili West Region.

Jumlah peserta yang besar menunjukkan daya tarik ajang ini masih kuat di kalangan penggemar modifikasi. Di lokasi, kompetisi tersebut juga kembali memperlihatkan posisinya sebagai salah satu barometer tren modifikasi mobil di Indonesia.

Kelas modifikasi dan dyno test diperbarui

Musim kompetisi 2026 membawa penyegaran pada konsep penilaian agar persaingan tetap relevan dengan perkembangan industri modifikasi. Penyesuaian aturan diterapkan pada kategori Culture dan Contest di kelas utama Black Auto Modify.

Perubahan juga hadir di arena pengujian mesin atau Black Auto Dyno Test. Panitia membuka kelas bracket horsepower sehingga semua mobil bisa ikut tanpa dibatasi kapasitas mesin, konfigurasi, maupun induksi tambahan yang digunakan.

Pengujian tenaga tetap menggunakan Mainline Dynolog asal Australia agar hasilnya akurat. Format baru ini membuat mobil-mobil bertenaga besar lebih mudah tampil, termasuk sejumlah unit yang jarang terlihat di jalan umum.

Boy Prabowo menyebut beberapa angka yang langsung mencuri perhatian pada seri pertama. Di antaranya ada Hilux dengan 654,9 HP, Mitsubishi Evo IX dengan 801,4 HP, dan Mitsubishi Evo IV yang menembus 1023,3 HP.

Penjurian bertaraf internasional

Untuk menjaga objektivitas, BLACKAUTO BATTLE 2026 kembali menggandeng asosiasi profesional dalam proses penilaian. Di kelas Black Auto Modify, sistem penjurian diserahkan kepada APACT atau Asia Pacific Car Tuning.

Pada kelas Black Out Loud, ajang ini memakai tiga asosiasi internasional sekaligus. Tiga lembaga itu adalah iCAN yang mewakili Asia, EMMA untuk Eropa, dan USACI untuk Amerika.

Kombinasi penjurian tersebut ditujukan agar kompetisi tata suara mobil di Indonesia makin terukur dan berkualitas tinggi. Pendekatan ini juga membuka ruang bagi berbagai aliran pencinta audio mobil untuk tampil dalam satu kompetisi yang sama.

Hadiah yang jadi magnet peserta

Daya tarik BLACKAUTO BATTLE 2026 tidak berhenti pada trofi dan hadiah uang tunai. Panitia juga menyiapkan hadiah eksklusif bagi empat pemenang terbaik dari kategori utama.

Empat pemenang itu terdiri dari satu jawara Black Auto Master Contest, satu jawara Black Auto Master Culture, satu pemenang King Of Black Contest, dan satu pemenang King Of Black Culture. Mereka akan diterbangkan ke Jepang untuk menghadiri Tokyo Auto Salon 2027 di Makuhari Messe pada awal hingga pertengahan Januari 2027.

Hadiah tersebut membuat kompetisi ini terasa lebih besar dari sekadar adu tampilan dan performa. Bagi peserta, kesempatan menuju salah satu pameran otomotif paling terkenal di dunia menjadi insentif besar untuk mengejar hasil terbaik di setiap kota.

Source: voi.id

Baca Juga

Back to top button