Bank Jakarta sedang mempercepat transformasi layanan di tengah perubahan perilaku nasabah yang makin bergeser ke perbankan digital. Di saat yang sama, bank ini tetap menjaga kantor cabang agar tetap relevan sebagai bagian dari pengalaman layanan yang utuh.
Strategi itu diarahkan untuk menghadirkan kemudahan, kecepatan, keamanan, dan kenyamanan dalam satu ekosistem layanan. Fokusnya tidak hanya pada aplikasi dan kanal digital, tetapi juga pada jaringan cabang yang masih punya peran penting di wilayah Jabodetabek, Bandung, Solo, Gresik, hingga Lampung.
Penguatan dua kanal layanan
Dorongan untuk memperkuat layanan digital dan cabang muncul ketika kebutuhan nasabah berkembang lebih cepat dan kompetisi industri keuangan semakin ketat. Bank Jakarta menempatkan integrasi layanan fisik dan digital sebagai cara untuk mempertahankan relevansi sekaligus memperluas daya saing.
Langkah itu juga tercermin dari penghargaan yang diterima Bank Jakarta pada ajang 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026 yang digelar bersamaan dengan Mid Year Economic Outlook 2026 pada Jumat (26/6/2026). Bank Jakarta meraih tiga penghargaan, yakni convenient branch experience, opening account via mobile apps, dan konsistensi menjaga pengalaman nasabah terbaik selama 15 tahun berturut-turut sejak 2012.
Inovasi diarahkan ke akses yang lebih mudah
Direktur Teknologi & Operasional Bank Jakarta Daniel Setiawan Subianto mengatakan seluruh pengembangan inovasi layanan diarahkan agar akses nasabah menjadi lebih mudah dan aman. Ia menegaskan layanan yang dikembangkan harus mampu menjawab kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
“Berbagai pengembangan inovasi layanan yang kami lakukan diarahkan untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, aman, serta mampu menjawab kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” kata Daniel dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).
Manajemen juga menegaskan bahwa perubahan identitas dari Bank DKI menjadi Bank Jakarta berjalan seiring dengan komitmen menjaga kualitas pelayanan secara berkelanjutan. Pergantian nama itu tidak mengubah fokus utama perusahaan untuk memperkuat pengalaman nasabah di seluruh kanal layanan.
Apresiasi sekaligus dorongan untuk terus berinovasi
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan para nasabah dan pemangku kepentingan. Menurut dia, pencapaian itu menjadi dorongan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan khususnya para nasabah, atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank Jakarta. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman perbankan yang semakin baik,” ujar Agus.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi menambahkan bahwa penghargaan tersebut juga menjadi pemicu semangat bagi seluruh insan Bank Jakarta. Ia mengatakan perusahaan ingin terus menghadirkan layanan yang solutif dan adaptif agar tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Arie menegaskan inovasi berkelanjutan dan peningkatan kualitas layanan akan terus menjadi landasan perusahaan dalam memperkuat posisinya sebagai bank modern dan terpercaya. Dengan arah itu, Bank Jakarta berupaya menjaga momentum di tengah pergeseran perilaku transaksi masyarakat yang semakin digital.







