BAIC T1 Siap Guncang EV Kompak Indonesia, Layar 15,6 Inci dan Jarak 425 Km Jadi Modal

Author: Cung Media

BAIC Indonesia sedang menyiapkan langkah penting di pasar mobil listrik nasional. BAIC T1 disebut bakal menjadi model BEV pertama merek itu yang dijual resmi di Tanah Air, dengan jadwal meluncur pada Juli 2026 jika tidak ada perubahan.

Kabar ini menarik karena BAIC selama ini baru memiliki satu model elektrifikasi, yaitu BJ30 HEV. Di sisi lain, BJ40 Plus dan X55 II masih mengandalkan mesin pembakaran internal, sehingga kehadiran BAIC T1 bisa menandai arah baru yang lebih serius untuk lini listrik mereka.

Arah Baru BAIC di Segmen Listrik Kompak

BAIC T1 lahir dari sub-brand Arcfox, lini BAIC yang fokus pada kendaraan energi baru dan mobil listrik. Di pasar domestik, Arcfox T1 sudah berhadapan dengan model populer seperti BYD Dolphin dan Geely Xingyuan.

Posisi itu membuat BAIC T1 langsung masuk ke segmen hatchback listrik kompak yang persaingannya makin padat. Jika benar dipasarkan di Indonesia, model ini akan menyasar konsumen yang mencari mobil listrik ringkas, praktis, dan mudah dipakai harian.

Desain Minimalis, Kabin Dibuat Modern

Dari luar, BAIC T1 membawa filosofi desain Arc-Flow dengan tampilan modern dan futuristis. Bagian depan tampil bersih dengan lampu utama yang terhubung horizontal, lalu logo kecil di tengah memperkuat karakter minimalisnya.

Sisi sampingnya dibuat lebih dinamis lewat pelek aluminium alloy 18 inci dengan desain multi-spoke. Kombinasi ini memberi kesan mobil perkotaan yang tetap ingin tampil berbeda tanpa banyak ornamen berlebihan.

Dimensi Kompak, Ruang Tetap Serius

Walau masuk kategori mobil listrik kompak, BAIC T1 punya ukuran yang cukup besar di kelasnya. Mobil ini memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, dan wheelbase 2.770 mm.

Jarak sumbu roda 2,77 meter menjadi salah satu nilai penting untuk kenyamanan kabin. Ukuran itu berpotensi memberi ruang duduk yang lapang untuk kebutuhan harian maupun perjalanan bersama keluarga.

Layar 15,6 Inci Jadi Pusat Kabin

Masuk ke interior, nuansa modern langsung terasa lewat kombinasi panel instrumen digital LCD 8,8 inci dan layar sentuh floating 15,6 inci. Layar besar itu berfungsi sebagai pusat pengaturan fitur kendaraan sekaligus sistem hiburan.

Tata letak dashboard yang minim tombol membuat kabin terlihat lebih bersih dan futuristis. BAIC juga menambahkan fitur Extreme Clean Cabin, dengan material kabin berlapis nano anti-noda yang diklaim aman digunakan bahkan untuk bayi.

Selain itu, kabin BAIC T1 dirancang dengan tingkat emisi senyawa volatil atau VOC yang rendah. Tujuannya menjaga kualitas udara di dalam mobil tetap nyaman selama perjalanan.

Daya Jelajah sampai 425 Km

Di pasar China, BAIC T1 tersedia dalam lima varian dengan dua pilihan jarak tempuh. Versi pertama mampu menempuh hingga 320 km, sedangkan varian tertinggi dapat mencapai 425 km dalam sekali pengisian daya.

Seluruh varian memakai motor listrik 70 kW atau sekitar 94 dk. Khusus model dengan daya jelajah 425 km, BAIC membekalinya dengan baterai LFP 42,3 kWh dari CALB.

Spesifikasi baterai untuk versi 320 km belum dijelaskan secara rinci. Meski begitu, BAIC menyebut konfigurasi tersebut tetap ditujukan untuk kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan.

Berpeluang Jadi Lawan Menarik di Indonesia

Jika meluncur sesuai rencana, BAIC T1 bisa menjadi salah satu opsi yang menarik di pasar mobil listrik kompak Indonesia. Paket desain modern, kabin berteknologi tinggi, dan jarak tempuh yang mencapai 425 km menjadi bekal penting untuk bersaing.

Strategi harga akan sangat menentukan penerimaan pasar, karena banderol yang kompetitif bisa membuat model ini lebih mudah dilirik konsumen. Dengan kombinasi tersebut, BAIC T1 berpeluang mengisi kebutuhan mobil listrik praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Source: moladin.com
Terbaru