TECNO Camon Slim Tampil Futuristik, Baterai 7.000mAh Masuk Tubuh 6,39 Mm

Author: Cung Media

TECNO Camon Slim mulai menarik perhatian karena memadukan dua hal yang jarang berjalan bersamaan, bodi sangat tipis dan baterai besar. Bocoran yang beredar juga menunjukkan desain belakang yang jauh lebih berani dibandingkan banyak smartphone lain di kelasnya.

Perangkat ini sebelumnya sudah muncul di sejumlah lembaga sertifikasi global. Kini, tampilan fisiknya terlihat lebih jelas lewat unggahan Ferizon (@infinixzero405g) di platform X, yang memperlihatkan arah desain futuristik dan berbeda dari biasanya.

Modul kamera jadi identitas utama

Di bagian belakang, TECNO Camon Slim memakai modul kamera berbentuk kapsul horizontal yang membentang di punggung perangkat. Dua lingkaran kamera ditempatkan di sisi kiri dan kanan, lalu deretan lampu LED kecil hadir di bagian tengah seperti pola matriks.

Di bawah susunan itu, TECNO menempatkan lampu kilat LED utama. Kombinasi ini membuat area kamera terlihat seperti elemen desain, bukan sekadar rumah sensor.

Panel belakangnya juga tampil mencolok dengan warna dasar putih, dipadukan garis-garis geometris hitam berukuran besar serta blok warna pastel seperti biru, hijau, dan kuning. Sekilas, tampilannya mengingatkan pada TECNO Spark Slim, terutama pada area modul kamera belakangnya.

Profil ramping, tapi tidak mengorbankan baterai

Menurut bocoran yang beredar, ketebalan TECNO Camon Slim hanya 6,39 mm. Angka itu menempatkannya di kelompok smartphone yang tetap tipis di tengah tren perangkat dengan baterai besar.

Profil ini sedikit lebih tebal dibanding TECNO Spark Slim. Meski begitu, pendekatannya tetap sama, yaitu menghadirkan kesan ringan, tipis, dan elegan.

Kamera Sony LYTIA 600 jadi fokus lain

Selain desain, sektor kamera juga ikut mencuri perhatian. TECNO Camon Slim disebut akan memakai sensor kamera utama Sony LYTIA 600.

Penggunaan sensor Sony LYTIA menjadi sinyal bahwa TECNO ingin memperkuat lini CAMON yang selama ini dikenal menonjolkan fotografi. Sensor tersebut diperkirakan membantu hasil foto, terutama saat cahaya rendah dan ketika menangkap detail gambar.

Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai resolusi kameranya. Namun, pilihan sensor itu sudah memberi gambaran bahwa perangkat ini disiapkan untuk pengalaman foto yang lebih serius di kelas menengah.

Baterai besar dan pengisian cepat ikut dibawa

Bocoran dari dokumen sertifikasi FCC menyebut TECNO Camon Slim kemungkinan mengusung baterai tipikal 7.000mAh. Kapasitas terukurnya tercatat 6.840mAh dengan nomor model BL-68DX.

Perangkat ini juga disebut mendukung pengisian cepat 60W melalui charger berkode U600TSA. Kombinasi baterai besar dan fast charging itu berpotensi menjadi nilai jual utama untuk smartphone setipis ini.

Namun, dokumen sertifikasi TUV memberi angka berbeda. Di sana tercantum kapasitas baterai 5.800mAh dan 5.430mAh.

Perbedaan data tersebut diduga berkaitan dengan varian regional. Kawasan seperti Eropa dan Arab Saudi disebut masuk dalam daftar pasar yang mungkin menerima model berbeda.

Opsi memori dan dugaan chipset

Informasi dari situs Carlcare Services India menyebut TECNO Camon Slim kemungkinan hadir dalam dua pilihan penyimpanan. Konfigurasinya terdiri dari 8GB RAM dengan 128GB storage, serta 8GB RAM dengan 256GB storage.

Di sisi lain, daftar Google Play Console dan Geekbench mengindikasikan perangkat ini bisa ditenagai MediaTek Helio G200, Helio G100, atau Helio G99. Smartphone tersebut juga diperkirakan menjalankan Android 16 dengan dukungan RAM 8GB.

Rangkaian bocoran itu membuat TECNO Camon Slim terlihat sebagai perangkat yang tidak hanya mengejar desain tipis. TECNO tampaknya menyiapkan kombinasi bodi ramping, baterai besar, kamera yang lebih serius, dan pilihan memori yang fleksibel untuk pasar menengah.

Terbaru