Bahrain Mencegat Rudal Iran, Ledakan Terdengar di Manama Saat Sirene Kembali Bunyi

Author: Cung Media

Bahrain mengatakan berhasil mencegat serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran pada Selasa pagi, 14 Juli 2026. Di waktu yang hampir bersamaan, ledakan terdengar di Manama dan sirene peringatan kembali berbunyi.

Insiden itu terjadi ketika konflik antara Amerika Serikat dan Iran terus melebar ke kawasan Teluk. Bahrain kini ikut berada di garis depan ketegangan yang juga mengganggu rasa aman di sekitar Selat Hormuz.

Pertahanan Udara Bahrain Dinyatakan Aktif

Militer Bahrain menyebut sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah rudal serta wahana udara yang disebut berasal dari Iran. Dalam pernyataan resminya, otoritas pertahanan juga menuduh Iran menargetkan wilayah sipil.

“Sistem pertahanan udara berhasil mencegat dan menghancurkan beberapa serangan udara berbahaya yang dilancarkan Iran pada Selasa pagi ini,” demikian pernyataan militer Bahrain.

Langkah itu muncul di tengah eskalasi yang makin tajam setelah Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan di kawasan. Ketegangan ikut meningkat karena Washington kembali menyerang fasilitas militer Iran dan memberlakukan kembali blokade terhadap pelayaran Iran di Selat Hormuz.

Iran Menyebut Serangan Itu Sebagai Balasan

Iran mengonfirmasi telah melancarkan serangan ke Bahrain sebagai balasan atas serangan militer Amerika Serikat terhadap wilayahnya. Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC menyatakan operasi itu menggunakan rudal dan drone yang menyasar Bahrain.

Dengan pengakuan tersebut, konflik yang semula terfokus pada satu titik kini merembet lebih jauh ke wilayah Teluk. Situasi ini menambah kekhawatiran tentang stabilitas keamanan regional dalam beberapa hari terakhir.

Pihak Klaim Tindakan Sasaran
Bahrain Mencegat dan menghancurkan serangan udara Rudal dan wahana udara yang disebut berasal dari Iran
Iran Melancarkan operasi balasan Bahrain

Ledakan di Ibu Kota dan Sirene Berulang

Seorang jurnalis AFP melaporkan beberapa ledakan terdengar di Manama tidak lama setelah sirene peringatan serangan udara kembali dibunyikan. Sirene itu disebut telah berbunyi untuk ketiga kalinya sejak Selasa dini hari.

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun tingkat kerusakan dari insiden tersebut. Namun, kondisi keamanan di ibu kota Bahrain masih berada dalam status siaga.

Pemerintah Minta Warga Menuju Tempat Aman

Kementerian Pertahanan Bahrain kemudian mengeluarkan peringatan melalui media sosial X. Pemerintah meminta warga dan penduduk tetap tenang serta segera menuju lokasi yang dinilai aman.

“Sirene telah dibunyikan. Kami mengimbau warga negara dan penduduk untuk tetap tenang dan menuju tempat aman terdekat,” tulis Kementerian Pertahanan Bahrain.

Imbauan itu dikeluarkan sebagai langkah antisipasi di tengah ancaman yang masih berkembang. Serangan ke Bahrain juga menambah daftar wilayah yang ikut terdampak oleh eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam beberapa hari terakhir, kedua negara terus terlibat aksi saling balas yang memicu kekhawatiran terhadap lalu lintas pelayaran dan distribusi energi global di sekitar Selat Hormuz. Dengan posisi strategis Bahrain di kawasan itu, setiap perkembangan baru langsung berdampak pada kewaspadaan keamanan di Manama.

Source: www.viva.co.id
Terbaru