Audi Nuvolari makin jelas arahnya bukan sekadar supercar pameran. Mobil plug-in hybrid ini terus diuji di berbagai trek dunia, dan video terbaru memperlihatkan prototipe hampir produksi itu melahap lintasan Nardò dengan karakter yang mulai terasa matang.
Yang paling menarik, mobil ini kini menunjukkan detail aerodinamika yang sebelumnya belum terlihat bekerja. Kehadiran di Nardò juga menegaskan bahwa pengembangannya tidak hanya difokuskan pada satu jenis sirkuit, melainkan disetel untuk performa di banyak kondisi.
Tenaga Besar dari V8 dan Tiga Motor Listrik
Nuvolari mengandalkan sistem plug-in hybrid dengan mesin twin-turbo V8 4,0 liter, baterai lithium-ion 7,3 kWh, dan tiga motor axial flux. Kombinasi itu menghasilkan tenaga total 987 hp atau 736 kW dan 1.001 PS.
Di atas kertas, angka itu membuatnya sangat serius untuk urusan akselerasi. Audi menyebut mobil ini mampu melesat dari 0-62 mph atau 0-100 km/jam dalam 2,6 detik, dengan kecepatan puncak melampaui 217 mph atau 350 km/jam.
Tampil Tenang Saat Dipaksa Berlari
Dalam cuplikan singkat yang dirilis Audi, mobil kamuflase itu tampak melaju di lintasan dalam kondisi yang kadang nyaris senyap. Karakter itu masuk akal untuk sebuah PHEV, terutama saat motor listrik ikut bekerja dalam pengujian.
Video tersebut juga memperlihatkan Nuvolari bergerak stabil saat dipaksa melewati tikungan. Kesannya bukan hanya cepat di garis lurus, tetapi juga tetap terkontrol ketika dibawa berlari keras.
Sayap Belakang Aktif Baru Terlihat Bekerja
Salah satu detail paling mencolok dari video itu adalah kemunculan active rear wing untuk pertama kalinya. Komponen ini punya tiga posisi, yakni closed, low downforce, dan high downforce.
Sayap tersebut bisa bekerja otomatis maupun manual. Selain membantu aerodinamika, perangkat ini juga berfungsi sebagai air brake dan mampu menghasilkan lebih dari 882 lbs atau 400 kg downforce.
Disetel Cepat, Diuji di Banyak Negara
Audi mengatakan waktu pengembangan yang singkat menunjukkan tekad mereka untuk bergerak lebih cepat dalam pengembangan, pengambilan keputusan, dan inovasi tanpa mengorbankan ketelitian teknis. Pabrikan juga menyebut prototipe itu diuji di seluruh dunia dan performanya dievaluasi lalu dioptimalkan terus-menerus dalam kondisi paling menuntut.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Nuvolari tidak hanya dibentuk agar bertenaga. Mobil ini juga sedang diarahkan supaya siap menghadapi beban nyata di lintasan yang berbeda-beda.
Pesanan Eropa Dibuka Akhir Tahun
Audi akan mulai menerima pesanan di Eropa pada kuartal keempat. Pengiriman disebut akan dimulai pada paruh pertama 2027.
Harga resmi belum diumumkan, tetapi Nuvolari dikabarkan akan dibanderol sekitar $500.000 di Amerika Serikat. Posisi itu menempatkannya di kelas supercar premium yang sangat eksklusif.
Source: www.carscoops.com






