Geely Emgrand i-HEV Bisa Lebih Irit dari Prius, Toyota Mulai Terancam di Sedan Hybrid

Geely Emgrand i-HEV generasi kelima mulai menarik perhatian karena angka efisiensinya yang sangat agresif. Dalam uji jalan di Pulau Hainan, sedan ini disebut mampu menembus 45 kpl dan bahkan diklaim lebih hemat sekitar 12 persen dibanding Toyota Prius pada pengujian yang sama.

Pencapaian itu membuat persaingan sedan hybrid terasa jauh lebih panas. Geely tidak hanya mengandalkan konsumsi bahan bakar rendah, tetapi juga membawa tenaga besar, sistem elektrifikasi baru, dan bantuan AI untuk mengatur efisiensi secara real-time.

Klaim irit yang langsung mengusik rival mapan

Angka 45 kpl membuat Emgrand i-HEV masuk pembicaraan sebagai salah satu mobil hybrid produksi massal paling irit di dunia. Hasil itu juga sempat mengantarkan model ini meraih Rekor Dunia Guinness karena konsumsi bahan bakar dicatat di kondisi jalan nyata.

Di sisi lain, Geely menyebut efisiensi termal mesinnya mencapai 48,41 persen. Angka tersebut diklaim sebagai salah satu yang tertinggi di dunia untuk mobil hybrid modern, meski tetap perlu dibaca bersama hasil uji dan kondisi penggunaan yang menyertainya.

Tenaga besar di balik efisiensi

Geely Emgrand i-HEV dibangun di atas platform BMA Evo generasi terbaru. Mobil ini memakai konfigurasi motor ganda P1+P3 yang dipadukan dengan sistem elektrifikasi 11-in-1 untuk menyeimbangkan efisiensi dan performa harian.

Tenaga gabungannya diklaim mencapai 230 kW atau sekitar 308 dk. Geely juga menyebut angka itu 1,7 kali lebih besar dibanding sistem hybrid Jepang pada umumnya, sebuah pernyataan yang menunjukkan ambisi model ini untuk menantang pemain lama di kelas sedan hybrid.

Tidak cuma hemat, akselerasinya juga cepat

Karakter irit pada Emgrand i-HEV tidak dibayar dengan performa yang pas-pasan. Akselerasi 0-100 kpj diklaim hanya 6,1 detik, angka yang tergolong cepat untuk sedan hybrid berorientasi efisiensi.

Untuk angka resmi yang tercatat ke regulator China, konsumsi bahan bakarnya berada di 26 kpl. Walau tidak setinggi hasil uji jalan 45 kpl, angka tersebut tetap menunjukkan efisiensi yang kuat untuk mobil dengan output tenaga sebesar itu.

Mobil ini juga menyediakan tiga mode operasi, yaitu EV murni, hybrid paralel, dan direct drive. Sistemnya akan menyesuaikan sendiri kapan motor listrik bekerja lebih dominan dan kapan mesin bensin mengambil alih.

Dalam pengujian WLTC, motor listrik disebut bisa dipakai pada lebih dari 80 persen kondisi berkendara. Untuk penggunaan perkotaan, mobil ini juga mampu melaju penuh dengan tenaga listrik hingga 66 kpj.

AI dipakai untuk mengatur konsumsi

Salah satu pembeda utama Emgrand i-HEV adalah sistem Star Smart AI Cloud Power 2.0. Teknologi ini membaca kondisi jalan secara real-time dan mengatur kombinasi tenaga yang paling efisien sesuai situasi.

Data yang dipantau mencakup suhu, kelembaban, ketinggian, hingga tanjakan. Geely mengklaim pendekatan berbasis AI itu bisa meningkatkan efisiensi lebih dari 10 persen karena pembagian kerja mesin dan motor listrik menjadi lebih cerdas.

Baterai yang digunakan berkapasitas 1 kWh. Ukurannya memang kecil, tetapi dirancang agar tetap ringan dan responsif untuk mendukung karakter mobil yang hemat tanpa mengorbankan kenyamanan harian.

Peluncuran resminya dijadwalkan pada 16 Juni 2026, dan momen itu akan menjadi ujian penting bagi klaim-klaim besar Geely. Jika efisiensi, performa, dan sistem cerdasnya konsisten, Emgrand i-HEV berpotensi membuat pasar sedan hybrid semakin tidak aman bagi nama-nama lama seperti Toyota.

Source: kabaroto.com

Terkait