Assassin’s Creed Black Flag Resynced Memukau di Laut, Tapi Duelnya Kehilangan Kebebasan

Assassin’s Creed Black Flag Resynced membawa Edward Kenway kembali ke Karibia abad ke-18 dengan perubahan visual besar dan sejumlah sistem permainan yang diperbarui. Namun, peningkatan tersebut datang bersama pengurangan opsi bertarung yang sebelumnya memberi kebebasan lebih besar kepada pemain.

Versi ini membuat perjalanan dari laut menuju kota pelabuhan terasa lebih mulus, sementara pertempuran kapal dirancang lebih agresif. Di sisi lain, Edward tidak lagi bisa bertarung tanpa senjata, melucuti musuh, atau memakai senjata yang dijatuhkan lawan.

InformasiDetail
PlatformPS5, PC, Xbox Series X/S
PengembangUbisoft Singapore
PenerbitUbisoft
Tanggal rilis9 Juli 2026
GenreAction-Adventure

Visual Karibia Mendapat Lompatan Besar

Pengembangan oleh Ubisoft Singapore menggunakan Anvil Engine versi terbaru memberi perubahan paling jelas pada pencahayaan, pantulan air, dan kondisi laut. Busa ombak serta arus badai kini tampil dinamis, sedangkan area dalam ruangan dan gua mendapat pencahayaan yang lebih realistis.

Pembaruan itu juga disebut mengurangi kebocoran cahaya yang dapat mengganggu tampilan lingkungan. Eksplorasi laut, kota, dan lokasi bawah tanah pun mendapat suasana yang lebih hidup dibandingkan versi sebelumnya.

Havana, Kingston, dan Nassau kini dapat diakses tanpa layar pemuatan ketika pemain berpindah area. Untuk PC, integrasi PSO pre-warming ditujukan untuk mengurangi stuttering yang dapat muncul karena kompilasi shader.

Spesifikasi rekomendasi untuk bermain pada resolusi tinggi mencantumkan NVIDIA GeForce RTX 3060 atau AMD Radeon RX 6600XT. Penyempurnaan teknis ini menempatkan kelancaran eksplorasi sebagai salah satu fokus utama Resynced.

Cerita Edward Lebih Padat Tanpa Segmen Abstergo

Edward tetap menjadi pusat cerita sebagai mantan tentara bayaran Inggris yang memilih menjadi bajak laut demi mengejar keuntungan. Keputusannya kemudian membawanya ke konflik antara Ordo Assassin dan Ksatria Templar, termasuk pertemuan dengan Kidd serta Blackbeard.

Segmen dunia modern sudut pandang orang pertama di kantor Abstergo Industries dihapus sepenuhnya. Perubahan ini membuat alur permainan lebih fokus pada petualangan Edward di Karibia tanpa jeda perpindahan ke dunia modern.

Kontinuitas cerita modern kini dihubungkan lewat Animus Hub dan misi akhir The Black Tides dari Assassin’s Creed Shadows yang dirilis pada Juni 2026. Koneksi tersebut membuka hadiah kosmetik bertema Jepang untuk digunakan dalam permainan.

Blackbeard dan Stede Bonnet memperoleh tambahan porsi cerita, sementara tersedia delapan misi endgame linier yang menyoroti konflik Edward melawan Maynard. Konten tambahan ini memperluas perjalanan karakter tanpa mengubah posisi Edward sebagai tokoh utama.

Stealth Lebih Longgar, Pertarungan Terbuka Lebih Terbatas

Di daratan, parkour mendapat kembali teknik back eject dan side eject agar pergerakan di antara bangunan terasa lebih mengalir. Jalur panjat juga diberi penanda cat kapur putih untuk membantu pemain menemukan rute ke atas.

Sistem stealth kini menyediakan tombol jongkok manual dan indikator deteksi yang lebih jelas. Misi membuntuti serta menguping tidak lagi langsung gagal saat Edward terlihat musuh, sehingga pemain masih dapat mencari jalur alternatif.

Pertarungan terbuka mengandalkan bar postur musuh, dengan dodge dan parry sebagai cara untuk membuka peluang serangan balik. Rope Dart juga tersedia lebih awal untuk menarik lawan dari jarak jauh.

Meski begitu, opsi pertarungan lama dipangkas cukup signifikan. Menurut ulasan Medcom, Hidden Blade kini lebih berfungsi sebagai animasi eksekusi stealth, bukan senjata utama untuk duel terbuka.

Pertempuran Laut Menuntut Manuver Lebih Cermat

Kapal lawan memiliki AI yang lebih agresif dan lebih akurat saat membombardir Jackdaw. Pemain perlu lebih cermat memilih waktu menyerang, bertahan, serta bermanuver ketika menghadapi kapal musuh.

Jackdaw mendapat Continuous Heated Shots untuk meriam sisi, Double Shot pada meriam haluan, dan Shrapnel Barrels untuk area belakang kapal. Edward juga dapat merekrut tiga perwira opsional yang masing-masing memiliki misi perekrutan serta kemampuan taktis berbeda.

Lucy Baldwin menjadi salah satu perwira yang dapat direkrut dengan kemampuan Perfect Brace. Kemampuan tersebut dapat meminimalkan kerusakan dari meriam atau mortar jika tombol pertahanan ditekan pada waktu yang tepat.

Eksplorasi bawah laut melalui bel selam turut diperluas lewat rute berenang yang diperbaiki dan ancaman hiu yang lebih menegangkan. Dengan laut yang lebih indah dan pertarungan kapal yang lebih berat, Resynced menawarkan Karibia yang kaya sekaligus lebih menuntut.

Terkait