Pasar smartwatch global memasuki fase yang lebih matang di awal 2026. Pengiriman perangkat wearable pintar naik 4% secara tahunan, sementara minat konsumen bergeser ke model premium dengan fitur yang lebih lengkap.
Perubahan itu memberi keuntungan besar bagi Apple. Dengan pangsa 23% di pasar smartwatch dunia pada kuartal pertama 2026, perusahaan tersebut tetap menjadi pemimpin global dan bahkan mencatat pertumbuhan 21% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Apple dan dorongan dari perangkat baru
Counterpoint menilai lini wearable Apple yang relatif baru menjadi salah satu penggerak utama kenaikan pasar pada awal tahun ini. Kekuatan Apple juga terlihat jelas di Amerika Utara, yang menyumbang lebih dari separuh total pengiriman smartwatch perusahaan itu.
Dominasi di kawasan tersebut mempertegas posisi Apple di segmen premium. Di saat yang sama, kenaikan permintaan tidak hanya terlihat dari volume pengiriman, tetapi juga dari harga jual rata-rata global.
Average selling price atau ASP smartwatch di seluruh dunia naik 6% secara tahunan pada kuartal pertama tahun ini. Kenaikan itu menunjukkan pembeli makin bersedia membayar lebih untuk fitur yang lebih tinggi, termasuk sensor yang lebih banyak dan kemampuan pemantauan kesehatan yang lebih baik.
Huawei menekan, Samsung justru turun
Di belakang Apple, Huawei menempati posisi kedua setelah mencatat pertumbuhan penjualan 12%. Xiaomi, Imoo, dan Samsung menyusul di daftar berikutnya, tetapi performa Samsung bergerak berlawanan dengan arah pasar.
Samsung justru mengalami penurunan 28% saat pasar secara umum tumbuh. Kontras ini menandai tantangan yang cukup besar bagi vendor tersebut di tengah pergeseran minat konsumen ke smartwatch kelas atas.
China ikut mengangkat pasar
Selain Amerika Utara, China menjadi motor penting lain untuk pertumbuhan smartwatch pada awal 2026. Pengiriman di negara itu naik 15% dibanding tahun lalu dan memberi kontribusi besar terhadap kenaikan pasar global.
Di pasar domestik, Huawei tampil sangat dominan dengan pangsa 40%. Imoo dan Xiaomi juga mengisi posisi kuat di China, menunjukkan bahwa pertumbuhan wearable tidak hanya ditentukan oleh merek global besar, tetapi juga oleh pemain lokal yang punya basis pasar solid.
Kondisi ini membuat persaingan smartwatch bergeser dari sekadar mengejar volume ke arah nilai produk dan kualitas fitur. Dengan Apple tetap memimpin, Huawei menguat di pasar domestik, dan Samsung terpukul penurunan, peta industri wearable kini terlihat makin menonjol di kelas premium.
