Android 17 Mulai Digulirkan, Pixel Jadi yang Pertama Cicipi Fitur Baru Ini

Author: Cung Media

Android 17 mulai digulirkan dan pengguna Pixel menjadi kelompok pertama yang mencobanya lewat pembaruan OTA. Gelombang awal ini langsung menarik perhatian karena membawa perubahan yang terasa di produktivitas, hiburan, hingga keamanan perangkat.

Untuk tahap awal, Google hanya menyasar ekosistem Pixel. Namun, perusahaan sudah memberi sinyal bahwa ponsel Android dari merek lain akan menyusul dalam beberapa bulan ke depan, sementara perangkat yang memenuhi syarat dari berbagai brand lain akan mendapat pembaruan sepanjang 2026.

Deretan Pixel yang lebih dulu mendapat Android 17

Daftar perangkat awal seluruhnya datang dari lini Pixel, mulai dari model terbaru hingga tablet dan ponsel yang lebih terjangkau. Model yang mulai menerima Android 17 adalah Pixel 10 Pro Fold, Pixel 10 Pro, Pixel 10 Pro XL, dan Pixel 10.

Google juga memasukkan Pixel 9 Pro Fold, Pixel 9 Pro XL, Pixel 9 Pro, Pixel 9, dan Pixel 9a dalam gelombang awal ini. Sisa daftar awalnya mencakup Pixel Fold, Pixel Tablet, Pixel 8 Pro, Pixel 8, dan Pixel 8a.

Perubahan paling terasa ada di multitasking dan kreasi konten

Salah satu fitur yang menonjol adalah perluasan Bubbles. Kini, aplikasi apa pun bisa diubah menjadi jendela kecil mengambang hanya dengan menekan lama ikon aplikasi lalu mengaktifkan mode bubble.

Pada perangkat berlayar besar seperti tablet dan ponsel lipat, bubble akan ditempatkan di baris khusus di bagian bawah layar. Pola ini memudahkan perpindahan antaraplikasi dan membantu pengguna kembali ke layar penuh dengan satu ketukan.

Google juga memperbarui alat perekam layar bawaan lewat Screen Reactions. Fitur ini memungkinkan perekaman aktivitas layar sekaligus wajah pengguna melalui kamera depan dalam waktu bersamaan.

Kemampuan itu berguna untuk kreator yang ingin merekam reaksi terhadap video, aplikasi, atau demonstrasi di layar tanpa perlu bergantung pada green screen atau proses edit yang lebih rumit.

Fokus besar untuk perangkat lipat dan gaming

Android 17 membawa mode foldable gaming yang dirancang untuk ponsel lipat. Dalam mode ini, layar dibagi 50/50, dengan bagian atas menampilkan visual game dan bagian bawah berfungsi sebagai gamepad dinamis.

Google juga menambahkan dukungan controller remapping bawaan untuk pengguna controller eksternal. Di sisi lain, efisiensi pembersihan memori RAM ikut ditingkatkan agar game berat bisa berjalan lebih lancar dan meminimalkan frame drop.

Rangkaian fitur ini menunjukkan bahwa Android 17 bukan hanya mengejar pengalaman umum pengguna ponsel biasa. Google juga memberi perhatian lebih serius pada perangkat layar besar dan lipat yang membutuhkan pola interaksi berbeda.

Keamanan dan privasi ikut diperketat

Di sisi privasi, Android 17 memberi kontrol izin yang lebih ketat dan lebih fleksibel. Pengguna kini bisa memberikan akses lokasi yang hanya bersifat sementara serta membagikan kontak tertentu saja tanpa harus membuka seluruh buku telepon.

Untuk perangkat yang hilang, fitur “Mark as lost” di Find Hub ikut diperkuat. Pengguna dapat mengunci ponsel dengan keamanan biometrik seperti sidik jari atau wajah, sehingga orang yang mengetahui PIN tetap tidak bisa membuka data atau mematikan pelacakan lokasi.

Google juga memperketat batasan salah tebak PIN dan menambah waktu tunggu setelah beberapa percobaan gagal. Sistem Live Threat Detection turut ditingkatkan untuk membantu memblokir aplikasi penipuan.

Tambahan kecil yang tetap berdampak

Selain pembaruan besar, Android 17 juga membawa sejumlah penyempurnaan kecil yang terasa dalam pemakaian harian. Pengguna kini bisa menyembunyikan nama aplikasi di home screen dan mendapatkan pengaturan volume terpisah khusus untuk asisten virtual.

Google juga memperluas fitur pengawasan orang tua ke semua perangkat Android. Di sisi performa, Android 17 menambahkan pembatasan penggunaan memori RAM pada aplikasi agar kinerja sistem secara keseluruhan dan daya tahan baterai tetap lebih baik.

Dengan rollout awal yang baru dimulai untuk Pixel, Android 17 langsung memberi gambaran arah pengembangan Android berikutnya. Fokusnya terlihat pada multitasking yang lebih praktis, alat kreasi yang lebih sederhana, gaming yang lebih rapi di perangkat lipat, serta lapisan keamanan yang makin ketat.

Source: inet.detik.com
Terbaru