Carlo Ancelotti langsung memberi jawaban atas spekulasi yang mengitari Timnas Brasil. Pelatih asal Italia itu resmi mengumumkan daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026, dengan Neymar masuk skuad dan João Pedro tersisih.
Keputusan itu menunjukkan arah baru Brasil di turnamen yang berlangsung pada Juli mendatang. Ancelotti memilih komposisi yang memadukan pemain berpengalaman dan tenaga baru, sambil mencoret sejumlah nama besar lain seperti Andrey Santos dan bek veteran Thiago Silva.
Neymar tetap jadi pusat perhatian
Masuknya Neymar menjadi sorotan utama karena statusnya masih dianggap penting dalam struktur tim. Kehadirannya memberi Brasil opsi serangan yang berbeda saat mereka mengejar gelar juara dunia keenam.
Brasil juga membawa sejumlah pemain inti lain yang memperkuat daya saing tim. Vinicius Junior, Raphinha, dan Bruno Guimaraes ikut menjadi bagian dari tulang punggung skuad yang disiapkan Ancelotti.
João Pedro dan nama besar lain dicoret
Di balik pengumuman itu, keputusan mencoret João Pedro menarik perhatian besar. Nama itu sebelumnya termasuk yang banyak dibicarakan, namun Ancelotti memilih opsi lain untuk daftar akhir.
Andrey Santos dan Thiago Silva juga tidak masuk dalam skuad. Langkah ini menegaskan bahwa seleksi Brasil dilakukan dengan ketat, terutama untuk menjaga keseimbangan antara pengalaman, kondisi tim, dan kebutuhan taktik.
Skuad Brasil berisi 26 pemain
Ancelotti menyusun daftar yang mencakup tiga kiper, beberapa bek senior, dan gelandang berpengalaman. Di bawah mistar, Brasil mengandalkan Alisson, Ederson, dan Weverton.
Di lini belakang, pilihan jatuh pada Marquinhos, Gabriel Magalhães, Gleison Bremer, Danilo, Alex Sandro, Douglas Santos, Ibáñez, Léo Pereira, Wesley, dan Danilo Santos. Kombinasi itu memberi Brasil banyak opsi untuk menjaga pertahanan tetap stabil.
Berikut daftar lengkap 26 pemain Brasil untuk Piala Dunia 2026: Alisson, Ederson, Weverton, Alex Sandro, Gleison Bremer, Danilo, Douglas Santos, Gabriel Magalhães, Ibáñez, Léo Pereira, Marquinhos, Wesley, Bruno Guimarães, Casemiro, Danilo Santos, Fabinho, Lucas Paquetá, Endrick, Gabriel Martinelli, Igor Thiago, Luiz Henrique, Matheus Cunha, Neymar, Raphinha, Rayan, dan Vinicius Jr.
Tantangan Brasil di fase grup
Tugas pertama Ancelotti adalah membawa Brasil melewati fase grup dengan mulus. Mereka akan menghadapi Maroko, Haiti, dan Skotlandia, tiga lawan yang bisa langsung menguji kesiapan skuad sejak awal.
Di lini tengah, Brasil menyiapkan Casemiro, Bruno Guimarães, Lucas Paquetá, dan Fabinho sebagai pengatur ritme permainan. Di lini depan, Ancelotti punya banyak opsi dari Endrick, Gabriel Martinelli, Igor Thiago, Luiz Henrique, Matheus Cunha, Raphinha, Rayan, Vinicius Jr., dan Neymar.
Brasil tetap datang dengan target besar
Brasil masih memegang status sebagai juara dunia lima kali. Namun, tim ini belum kembali ke final sejak menjadi kampiun pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, langkah Brasil terhenti di perempat final setelah kalah dari Kroasia. Karena itu, keputusan Ancelotti menyusun skuad dengan seleksi ketat menjadi bagian penting dari ambisi Brasil untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Source: www.medcom.id






