Amflow TL Carbon datang dengan pendekatan yang tidak biasa untuk sebuah e-MTB full-suspension. Model ini tidak hanya ditujukan untuk jalur gunung, tetapi juga untuk touring jauh, commuting, dan bahkan angkut barang.
Kombinasi motor DJI Avinox M2, baterai besar yang bisa dilepas, serta opsi battery extender membuat sepeda ini terasa seperti SUV di dunia e-bike. Amflow juga menambahkan fitur yang biasanya tidak identik dengan sepeda gunung, termasuk rear rack, lampu terintegrasi, dan fender.
Tenaga besar dari motor DJI Avinox
Di sektor penggerak, TL Carbon memakai motor mid-drive DJI Avinox M2 dengan torsi 125 Nm dan output puncak 1.100 W. Tenaga itu dipasangkan dengan baterai 800 Wh yang bisa dilepas, lalu jangkauannya masih dapat diperpanjang lewat battery extender 480 Wh.
Susunan ini membuat TL Carbon menonjol sebagai e-bike yang tidak hanya mengejar performa di tanjakan. Amflow menempatkannya sebagai model serbaguna yang tetap membawa karakter bertenaga untuk kebutuhan harian maupun petualangan jarak jauh.
Sistem gigi elektronik pertama dari Amflow
TL Carbon juga menjadi e-bike pertama Amflow yang memakai Avinox SmoothShift electronic shifting. Sistem yang dikembangkan bersama TRP ini dirancang untuk menurunkan torsi motor secara otomatis saat perpindahan gigi agar proses perpindahan lebih halus.
Selain membantu kenyamanan berkendara, sistem ini juga ditujukan untuk menekan keausan drivetrain. Itu membuat TL Carbon menarik bagi pengguna yang ingin kombinasi antara tenaga besar dan pengoperasian yang lebih ramah komponen.
Rangka karbon ringan dan suspensi FOX
Amflow membekali TL Carbon dengan rangka serat karbon berbobot 2,9 kg. Meski sudah dilengkapi fender, lampu terintegrasi, dan aksesori rear rack, bobot totalnya tetap berada di kisaran 22,6 kg.
Untuk suspensi, Amflow bekerja sama dengan FOX dengan setup travel depan 120 mm dan travel belakang 105 mm. Pengendara juga mendapat fleksibilitas konfigurasi roda 27,5 inci, 29 inci, mullet, hingga reverse mullet.
Fokus pada muatan besar dan konektivitas
Di luar performa, TL Carbon punya kemampuan membawa beban yang besar. Amflow mengklaim payload maksimum hingga 200 kg, dengan rear rack yang mampu menampung 27 kg dan front rack opsional sampai 20 kg.
Fitur digitalnya juga cukup lengkap lewat aplikasi pendamping Avinox Ride. Dukungan yang tersedia mencakup assist control berbasis detak jantung, Apple Find My, navigasi offline, serta konektivitas dengan kamera DJI Osmo Action.
Harga belum diumumkan, rilis global menyusul
Amflow belum mengumumkan harga TL Carbon sampai saat ini. Perusahaan hanya menyebut e-bike ini akan tersedia secara global pada akhir tahun, tanpa jadwal yang lebih rinci.
Dengan kombinasi motor DJI Avinox yang sangat bertenaga, baterai besar, opsi extender, dan kemampuan muatan tinggi, TL Carbon memperluas definisi e-bike full-suspension yang serbaguna. Informasi lebih lanjut tersedia melalui situs resmi Amflow.
