Al Nassr Gagal Juara, Ronaldo Ogah Ambil Medali Runner-Up di Podium

Author: Cung Media

Kegagalan Al Nassr di final AFC Champions League 2 kembali menunda ambisi Cristiano Ronaldo untuk meraih gelar bersama klub Arab Saudi itu. Sorotan setelah laga bukan hanya datang dari hasil akhir, tetapi juga dari keputusan Ronaldo yang tidak mengambil medali runner-up saat timnya naik ke podium.

Ronaldo tampil sejak awal ketika Al Nassr menghadapi Gamba Osaka di Riyadh pada Minggu (17/5/2026). Namun, pertandingan berakhir dengan kekalahan setelah Gamba menang lewat gol penentu Deniz Hummet pada babak pertama.

Setelah peluit akhir, Ronaldo berpisah dari rekan-rekan setimnya dan berjalan menuju lorong pemain. Menurut Metro, pemilik lima gelar pemain terbaik dunia itu tidak kembali saat pelatih Al Nassr Jorge Jesus memimpin para pemain ke podium untuk menerima medali perak.

Momen tersebut mempertegas besarnya tekanan yang mengiringi perjalanan Al Nassr musim ini. Ronaldo datang dengan ekspektasi besar, tetapi final yang hilang itu membuat daftar target yang belum tercapai bersama klub terus bertambah.

Kekecewaan itu juga datang di tengah situasi liga yang masih menyisakan peluang. Al Nassr sebelumnya gagal mengunci gelar Liga Arab Saudi lebih cepat setelah hanya bermain 1-1 melawan Al Hilal.

Hasil imbang itu membuat perebutan gelar masih terbuka sampai pekan terakhir. Al Nassr kini masih unggul dua poin dari Al Hilal di klasemen, sehingga nasib trofi belum sepenuhnya lepas dari tangan mereka.

Peluang juara liga akan ditentukan pada laga terakhir yang dimainkan serentak. Al Nassr akan menghadapi Damac pada 21 Mei, sementara Al Hilal melawan Al Fayha pada hari yang sama.

Situasi itu membuat akhir musim Al Nassr tetap berada di bawah bayang-bayang dua hasil besar. Final yang hilang dan podium tanpa Ronaldo menjadi gambaran betapa rapuhnya jarak antara ambisi dan kenyataan di fase penentuan.

Bagi Ronaldo, kegagalan di final menjadi pukulan lain dalam upaya menambah koleksi trofi bersama Al Nassr. Di saat yang sama, harapan untuk menutup musim dengan gelar liga masih hidup, meski semuanya kini bergantung pada hasil pertandingan terakhir.

Source: sport.detik.com
Terbaru