Al-Ahli membawa beban yang berbeda saat menjamu Al Fateh di Jeddah. Tuan rumah memang jauh lebih nyaman di papan atas, tetapi mereka tetap mengejar tiga poin untuk menjaga peluang matematis menekan posisi teratas.
Di sisi seberang, Al Fateh datang dengan misi yang lebih mendesak. Mereka harus mengamankan poin untuk menjauh dari ancaman degradasi saat musim memasuki fase akhir.
Dua Situasi Berlawanan di King Abdullah Sports City
Laga di King Abdullah Sports City mempertemukan dua tim dengan kepentingan yang kontras. Al-Ahli baru saja menutup musim dengan gelar juara Liga Champions AFC, sedangkan Al Fateh masih berjuang mempertahankan tempat di Saudi Pro League.
Kondisi klasemen juga memperlihatkan jarak yang cukup jauh antara keduanya. Al-Ahli ada di peringkat ketiga dengan 69 poin dari 21 kemenangan, enam imbang, dan tiga kekalahan.
Modal Kuat Tuan Rumah
Al-Ahli datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menang 4-0 atas Al Akhdoud. Frank Jessie mencetak dua gol dalam laga itu dan mempertegas ketajaman lini depan tim.
Performa Al-Ahli di semua kompetisi juga stabil. Mereka memenangi empat dari lima laga terakhir, mencetak sembilan gol, dan mencatat dua clean sheet.
Keunggulan kandang turut membuat mereka lebih diunggulkan. Al-Ahli juga hanya kebobolan 22 gol sepanjang musim, sehingga pertahanan mereka menjadi salah satu fondasi utama tim.
Misi Berat Al Fateh
Al Fateh menempati posisi ke-12 dengan 33 poin dari delapan kemenangan, sembilan imbang, dan 13 kekalahan. Mereka masih unggul 10 poin dari zona degradasi, tetapi tekanan tetap terasa karena masih ada tiga pertandingan tersisa setelah laga ini.
Tim tamu datang setelah bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk menahan Neom 2-2. Mourad Batna dan Sofiane Bendebka sama-sama mencetak gol dan menjaga asa Al Fateh tetap hidup.
Sofiane Bendebka menjadi sosok yang paling menonjol dalam beberapa laga terakhir. Ia mencetak gol dalam dua pertandingan berturut-turut dan kembali diproyeksikan sebagai ancaman utama bagi lini belakang Al-Ahli.
Rekor Pertemuan Tidak Sepenuhnya Menguntungkan Tuan Rumah
Meski kualitas skuad Al-Ahli lebih menonjol, catatan pertemuan terakhir memberi peringatan penting. Dalam lima duel terakhir, Al Fateh menang tiga kali, sekali imbang, dan hanya sekali kalah dari Al-Ahli.
Musim ini, Al Fateh juga sempat mengalahkan Al-Ahli 2-1. Hasil tersebut menunjukkan bahwa laga di Jeddah tidak otomatis berjalan satu arah, meski tuan rumah tampil lebih kuat di atas kertas.
Nama Besar dan Kedalaman Skuad
Al-Ahli berpeluang kembali diperkuat Riyad Mahrez dan Ivan Toney dalam susunan utama. Kehadiran keduanya bisa menambah variasi serangan dari sisi sayap dan tengah.
Prediksi susunan pemain Al-Ahli menempatkan Mendy di bawah mistar, lalu Majrashi, Ibanez, Hamed, dan Hawsawi di lini belakang. Kessie, Atangana, dan Millot diperkirakan mengisi lini tengah, dengan Mahrez, Toney, dan Saleh di depan.
Al Fateh juga datang dengan kondisi tim yang ideal. Jose Gomes disebut memiliki skuad penuh tanpa masalah cedera atau suspensi yang berarti, sehingga ia bisa memilih komposisi terbaik untuk laga penting ini.
Kunci Laga di Jeddah
Secara taktis, Al Fateh perlu efisien saat menyerang. Mereka harus mencari celah melawan blok pertahanan Al-Ahli yang rapat dan sulit ditembus.
Di sisi lain, Al-Ahli punya kedalaman dan daya serang yang lebih meyakinkan untuk mengontrol jalannya pertandingan. Kombinasi itu membuat mereka berpeluang menekan sejak awal dan memanfaatkan dukungan publik Jeddah.
Prediksi susunan pemain Al Fateh menempatkan Pacheco di gawang, dengan Baattiah, Aljari, Fernandes, dan Qasheesh di lini belakang. Saadane, Bendebka, dan Youssouf akan menopang Batna, Vargas, dan Al-Zubaidi di lini depan.
Dengan performa yang lebih stabil, pertahanan yang solid, dan keuntungan bermain di kandang, Al-Ahli tetap berada di posisi paling kuat. Namun, rekam jejak Al Fateh musim ini menunjukkan bahwa tim tamu masih punya modal untuk memberi perlawanan sebelum upaya mereka menyelamatkan diri dari ancaman degradasi berlanjut.
Source: www.ligaolahraga.com






