Ahmad Albar menegaskan tidak berniat meninggalkan musik meski telah menginjak usia 80 tahun. Vokalis God Bless itu menyebut kematian sebagai satu-satunya hal yang dapat menghentikan langkahnya di dunia musik.
“Saya hanya berhenti bermusik kalau sudah mati,” kata Ahmad Albar dalam sebuah keterangan pers. Ucapan tersebut menegaskan tekad musisi yang akrab disapa Iyek itu untuk tetap bernyanyi selama masih memiliki kesempatan.
Ahmad Albar genap berusia 80 tahun pada 16 Juli 2026. Pertambahan usia tidak mengubah posisinya sebagai vokalis dengan karakter suara yang telah lama melekat di telinga pendengar Indonesia.
Di tengah perjalanan panjang kariernya, ia masih aktif bersama God Bless. Kehadirannya di panggung tetap menjadi bagian penting dari penampilan grup band tersebut saat membawakan lagu-lagu yang telah dikenal lintas generasi.
Usia Tidak Menggeser Komitmen di Panggung
Bagi Ahmad Albar, bermusik bukan sekadar aktivitas masa lalu yang dikenang lewat karya-karya lama. Ia masih menunjukkan energi saat tampil dan menjaga perannya sebagai penyanyi di hadapan penggemar.
Komitmen itu terlihat dari aktivitas panggung yang masih dijalani di usia 80 tahun. Menurut Kompas.com, Iyek terus tampil bersama God Bless dan tidak menjadikan usia sebagai alasan untuk menepi dari musik.
God Bless sendiri telah menjalani karier selama 52 tahun. Dalam perjalanan tersebut, Ahmad Albar tetap menjadi sosok vokal utama yang membawa warna khas pada lagu-lagu band itu.
Kesetiaan terhadap panggung juga menjadi alasan mengapa ia memberi perhatian lebih pada kondisi tubuh. Perawatan fisik dan suara kini menjadi bagian dari persiapannya sebelum menjalani pertunjukan.
Perubahan Kebiasaan untuk Menjaga Vokal
Ahmad Albar pernah membagikan perubahan pola hidup yang dijalaninya seiring bertambahnya usia. Pada 2023, ia mengatakan mulai mengurangi konsumsi makanan berlemak yang sebelumnya tidak terlalu dipikirkan.
“Kita kurang-kurangi makanan berlemak. Dulu lost control, dulu kita enggak pikirkan, sekarang mulai dipikirkan,” ujar Ahmad Albar saat itu. Perubahan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kondisi tubuhnya.
Selain pola makan, ia juga mengurangi kebiasaan merokok menjelang jadwal tampil. Langkah itu dilakukan beberapa hari sebelum naik panggung agar kualitas suaranya tetap terjaga.
Perhatian pada kondisi vokal menjadi penting karena lagu-lagu God Bless menuntut warna suara khas Ahmad Albar. Upaya tersebut membantunya tetap membawakan karya band itu dengan penampilan yang energik.
Konser Akustik yang Menandai Perjalanan God Bless
Salah satu panggung penting yang dijalani Ahmad Albar bersama God Bless berlangsung pada 2025 melalui konser Unplugged di Balai Sarbini, Jakarta. Konser itu menjadi peristiwa bersejarah dalam perjalanan band tersebut.
God Bless untuk pertama kalinya tampil dalam format akustik lewat konser tersebut. Format baru itu memberi ruang berbeda bagi lagu-lagu mereka tanpa menghilangkan peran Ahmad Albar sebagai vokalis.
Penampilan akustik itu menunjukkan bahwa perjalanan God Bless tidak berhenti pada formula panggung yang telah dikenal sebelumnya. Di usia 80 tahun, Ahmad Albar masih hadir dalam langkah baru band yang telah menemaninya selama puluhan tahun.
Tekad untuk terus bermusik berjalan seiring dengan kebiasaan yang lebih terjaga. Dengan mengatur makanan dan mengurangi rokok sebelum tampil, Ahmad Albar masih mempertahankan ruangnya di panggung God Bless.
