Di usia ke-55 tahun, Astra Honda Motor (AHM) mencatat pencapaian besar dengan produksi 100 juta unit motor di Indonesia. Alih-alih membuat perayaan besar ke publik, perusahaan justru memilih merayakannya secara sederhana di internal.
Sikap itu membuat momen penting tersebut terasa berbeda. Bagi AHM, angka 100 juta unit bukan alasan untuk pamer, melainkan penanda kepercayaan konsumen yang terbangun selama puluhan tahun.
100 Juta Unit Dipandang Sebagai Milestone
Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, menegaskan capaian itu tidak perlu dibesar-besarkan. Ia mengatakan AHM cukup merayakannya secara internal karena angka tersebut sudah lebih tepat dibaca sebagai milestone.
Octavianus juga mengaitkan pencapaian ini dengan performa penjualan tahunan dan kekuatan jaringan dealer yang ikut menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan di pasar Indonesia. Ia menilai, selama 55 tahun AHM telah mendapat kepercayaan yang patut dijaga, bukan sekadar dirayakan.
| Fakta Utama | Detail |
|---|---|
| Usia AHM di Indonesia | 55 tahun |
| Capaian produksi | 100 juta unit motor |
| Gaya perayaan | Internal, sederhana |
| Pandangan perusahaan | Dipandang sebagai milestone, bukan untuk dipamerkan |
“Enggak lah (Bukan sesuatu yang harus dibanggakan dan diceritakan),” ujar Octavianus Dwi. Ia menambahkan, “Ya sudahlah kita rayakan internal saja,” sambil tersenyum.
Meski tidak menggelar selebrasi besar, pencapaian ini tetap menjadi penanda penting dalam perjalanan panjang AHM di Indonesia. Angka tersebut menunjukkan skala produksi yang lahir dari hubungan jangka panjang dengan pasar dan konsumen.
Di Saat Merayakan Tonggak Bisnis, Honda Babel Gelar Aksi Lingkungan
Di sisi lain, AHM dan jaringannya juga menyoroti kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu contohnya datang dari Honda Babel yang menggelar CSR berupa penanaman 500 bibit mangrove di pesisir Desa Terong, Kabupaten Belitung, pada Jumat (10/7).
Kegiatan itu ditujukan untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir dan memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat setempat. Honda Babel menyebut program tersebut sebagai bagian dari komitmen untuk memberi kontribusi positif bagi lingkungan dan warga.
| Program CSR | Lokasi | Tujuan |
|---|---|---|
| Penanaman 500 bibit mangrove | Pesisir Desa Terong, Kabupaten Belitung | Menjaga ekosistem pesisir dan mendukung pelestarian lingkungan |
HC3 & PR Manager Honda Babel, Suryanto, mengatakan penanaman mangrove harus diwujudkan lewat aksi nyata. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menjaga ekosistem pesisir tetap lestari.
“Melalui kegiatan penanaman 500 bibit mangrove ini, Honda Babel ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata,” ujar Suryanto.
Mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami pesisir karena dapat membantu mencegah abrasi pantai. Tanaman ini juga menyerap karbon, menghasilkan oksigen, menjaga kualitas lingkungan, dan menjadi habitat bagi ikan, udang, kepiting, serta organisme laut lainnya.
Sebanyak 500 bibit yang ditanam di Belitung diharapkan tumbuh baik dan memberi manfaat ekologis dalam jangka panjang. Kegiatan itu turut melibatkan Wakil Bupati Belitung Syamsir, S.I.Kom., Kepala Desa Terong Iswandi, jajaran PT Astra Honda Motor, Tunas Group, manajemen Honda Babel, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Desa Terong.
Rangkaian pencapaian ini memperlihatkan dua sisi langkah AHM di Indonesia: pertumbuhan bisnis yang besar dan kepedulian terhadap lingkungan yang dijaga lewat aktivitas nyata. Di satu sisi ada tonggak 100 juta unit motor, di sisi lain ada upaya merawat pesisir agar tetap bertahan untuk generasi mendatang.







