Laga Afrika Selatan kontra Kanada di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 langsung menarik perhatian karena mempertemukan dua pendekatan yang kontras. Afrika Selatan datang dengan pertahanan rapat, sementara Kanada membawa lini serang yang lebih tajam sepanjang fase grup.
Pertandingan ini akan berlangsung di Los Angeles Stadium pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Penonton di Indonesia bisa menyaksikannya lewat TVRI Nasional dan TVRI Sport, serta layanan live streaming resmi berbayar MAXStream dan FolaPlay.
Afrika Selatan mengandalkan disiplin bertahan
Tim asuhan Hugo Broos memasuki fase gugur dengan perjalanan yang tidak mulus. Afrika Selatan sempat kalah 0-2 dari Meksiko, lalu bangkit lewat hasil imbang melawan Republik Ceko dan menang tipis 1-0 atas Korea Selatan.
Ronwen Williams tetap menjadi sosok penting di bawah mistar. Kapten Afrika Selatan itu tampil menonjol sepanjang fase grup berkat sejumlah penyelamatan krusial yang menjaga tim tetap bersaing.
Broos juga mempertahankan struktur lini belakang yang sudah terlihat cukup solid. Afrika Selatan diperkirakan kembali mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat untuk meredam tekanan Kanada.
Kanada membawa ancaman dari depan
Kanada tampil dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan permainan agresif di fase grup. Tim besutan Jesse Marsch mencuri perhatian usai menang telak 6-0 atas Qatar, hasil yang menegaskan efektivitas serangan mereka.
Jonathan David kembali menjadi tumpuan utama Les Rouges. Penyerang Juventus itu sudah mencetak tiga gol di Piala Dunia FIFA 2026 dan diproyeksikan memimpin lini depan Kanada pada laga ini.
Dukungan untuk David datang dari sektor sayap dan gelandang yang membantu transisi menyerang. Kanada diperkirakan tetap menekan sejak awal dan mencari ruang di belakang garis pertahanan Afrika Selatan.
Susunan pemain yang diperkirakan tampil
| Tim | Formasi | Nama Kunci | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Afrika Selatan | 4-2-3-1 | Ronwen Williams | Didukung Aubrey Modiba, Mekezeli Mbokazi, Khuliso Mudau, Ime Okon, Teboho Mokoena, Sphephelo Sithole, Oswin Appollis, Relebohile Mofokeng, Thapelo Maseko, dan Evidence Makgopa. |
| Kanada | 4-4-2 | Maxime Crepeau, Jonathan David | Diperkuat Alistair Johnston, Derek Cornelius, Moise Bombito, Richie Laryea, Stephen Eustaquio, Liam Milliar, Nathan Saliba, Tani Oluwaseyi, dan Tajon Buchanan. |
Afrika Selatan diperkirakan turun dengan Ronwen Williams di bawah mistar, lalu Aubrey Modiba, Mekezeli Mbokazi, Khuliso Mudau, dan Ime Okon di lini belakang. Teboho Mokoena serta Sphephelo Sithole akan menjaga keseimbangan di lini tengah, sementara serangan ditopang Oswin Appollis, Relebohile Mofokeng, Thapelo Maseko, dan Evidence Makgopa.
Kanada memakai skema 4-4-2 dengan Maxime Crepeau sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Alistair Johnston, Derek Cornelius, Moise Bombito, dan Richie Laryea, sedangkan sektor tengah menampilkan Stephen Eustaquio, Liam Milliar, dan Nathan Saliba.
Di lini depan, Jesse Alan Marsch menempatkan Jonathan David bersama Tani Oluwaseyi dan Tajon Buchanan. Pertemuan ini diperkirakan berlangsung ketat karena Afrika Selatan punya organisasi bertahan yang kuat, sedangkan Kanada datang dengan produktivitas serangan yang lebih menonjol.
Pemenang laga ini akan melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Karena itu, duel di Los Angeles Stadium bukan hanya soal satu tiket lolos, tetapi juga soal apakah pertahanan Afrika Selatan mampu menahan tekanan Kanada yang sedang percaya diri.
