6 Fitur Hisense A10 yang Membuat Ponsel E-Ink Ini Tak Lagi Sekadar untuk Membaca

Author: Cung Media

Hisense A10 menantang anggapan bahwa ponsel e-ink hanya cocok dipakai membaca buku digital. Perangkat ini menggabungkan panel e-ink di depan dengan layar LCD berwarna di belakang, sehingga satu ponsel dapat melayani kebutuhan membaca sekaligus konten visual.

Kombinasi tersebut menjadi daya tarik utama A10 menjelang peluncurannya pada Agustus. Hisense diperkirakan mulai menjual perangkat ini menjelang akhir bulan, sementara rincian lebih lengkap masih ditunggu saat jadwal peluncuran semakin dekat.

Dua layar, dua cara menggunakan ponsel

Bagian depan Hisense A10 memakai layar e-ink berukuran 6,13 inci yang dirancang untuk membaca dan membuat catatan. Karakter tampilannya menyerupai kertas, sehingga tetap menjadi pusat pengalaman saat pengguna membuka dokumen atau melakukan anotasi.

Layar LCD berwarna di sisi belakang memberi alternatif untuk konten yang kurang nyaman dilihat dalam format monokrom. Foto, komik, grafik, hingga aplikasi sosial dapat dibuka melalui layar ini sesuai kebutuhan pengguna.

Pengguna dapat berpindah antara kedua layar berdasarkan jenis konten yang sedang dibuka. Pendekatan ini membuat A10 tidak semata mengejar tampilan warna, tetapi mempertahankan efisiensi dan suasana visual yang tenang dari layar e-ink.

Gizmochina melaporkan Hisense juga menyiapkan mode refresh cepat khusus untuk panel e-ink. Mode ini ditujukan untuk mengurangi kesan lambat serta efek ghosting, yaitu jejak gambar sebelumnya yang kadang tertinggal pada layar e-ink.

Chip 4 nm untuk dokumen dan anotasi

Hisense A10 ditenagai Qualcomm QCM6690, prosesor octa-core kelas enterprise dengan proses fabrikasi 4 nm. Chip ini disiapkan untuk membantu perpindahan halaman PDF, penggunaan layar terbagi untuk beberapa dokumen, dan anotasi tulisan tangan dalam sesi panjang.

Prosesor tersebut juga menangani sistem pengaturan suhu pintar yang dirancang untuk menekan ghosting. Saat layar diam untuk aktivitas membaca, frekuensi chip dapat diturunkan otomatis demi memperpanjang daya tahan baterai dibanding penggunaan chip flagship pada umumnya.

Bagian Rincian Hisense A10
Prosesor Qualcomm QCM6690 octa-core 4 nm kelas enterprise
Layar utama Panel e-ink 6,13 inci untuk membaca dan mencatat
Layar tambahan LCD berwarna di bagian belakang
Sistem operasi Android 16 langsung dari kotak

Perangkat ini akan menjalankan Android 16 sejak awal penjualan. Hisense juga menjanjikan pembaruan sistem jangka panjang serta patch keamanan, tetapi belum menjelaskan durasi dukungan yang akan diberikan.

6 fitur yang memperluas fungsi harian

Selain konfigurasi layarnya, Hisense menyebut A10 membawa enam fitur praktis untuk penggunaan sehari-hari. Fitur-fitur ini membuat perangkat tersebut diarahkan sebagai ponsel produktivitas yang tetap dapat menangani sejumlah kebutuhan umum.

Fitur Fungsi
NFC Mendukung konektivitas NFC
Perekaman panggilan Menyediakan perekaman panggilan bawaan
Kloning aplikasi Menggandakan aplikasi populer secara native
Pengisian magnetis Mendukung pengisian daya nirkabel magnetis
Mode refresh cepat Membantu respons panel e-ink dan mengurangi ghosting
Inframerah Menjadi remote untuk perangkat rumah

Fitur inframerah termasuk yang paling fungsional karena memungkinkan A10 mengontrol AC, televisi, proyektor, dan set-top box. Pengoperasian perangkat tersebut tidak memerlukan koneksi internet.

NFC, kloning aplikasi, dan perekaman panggilan bawaan menambah fungsi yang lazim diharapkan dari sebuah ponsel. Sementara pengisian daya nirkabel magnetis memberi pilihan pengisian yang berbeda dari perangkat baca digital biasa.

Hisense A10 menjadi pembaruan besar pertama di segmen ini sejak A9 kembali dijual tahun lalu dengan lembar spesifikasi yang diperbarui. Fokusnya tetap berada pada pengalaman membaca berbasis e-ink, tetapi layar warna dan enam fitur tambahan membuat posisinya lebih dekat ke ponsel untuk kebutuhan harian.

Source: www.gizmochina.com
Terbaru