Grapefruit dapat menjadi buah yang perlu diperhatikan oleh pengguna statin, obat yang digunakan untuk menurunkan kolesterol. Buah citrus ini dapat berinteraksi dengan statin, sehingga konsumsi grapefruit sebaiknya dibicarakan lebih dulu dengan tenaga kesehatan.
Di luar perhatian khusus tersebut, sejumlah buah dapat melengkapi pola makan untuk membantu menjaga profil lipid darah. Apel, mangga, citrus, anggur, kiwi, dan alpukat menawarkan serat, antioksidan, polifenol, hingga lemak sehat yang dikaitkan dengan kesehatan jantung.
Kolesterol merupakan zat mirip lemak yang dibutuhkan tubuh untuk sejumlah fungsi. Namun, kolesterol tinggi dapat menempel pada arteri dan berkaitan dengan risiko penyakit arteri koroner.
Menurut rangkuman Beautynesia yang mengutip Verywell Health, manfaat buah akan lebih relevan bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang. Buah tidak menggantikan penanganan medis, aktivitas fisik teratur, maupun pengelolaan stres yang juga berperan dalam kesehatan jantung.
Ringkasan 6 Buah untuk Kolesterol
| Buah | Kandungan Utama | Potensi Dukungan |
|---|---|---|
| Apel | Serat dan polifenol | Dikaitkan dengan perubahan profil kolesterol |
| Mangga | Serat, vitamin, dan mineral | Mendukung kesehatan jantung |
| Citrus | Antioksidan dan serat | Dikaitkan dengan perbaikan kolesterol |
| Anggur | Polifenol | Mendukung perbaikan lipid darah |
| Kiwi | Serat larut dan antioksidan | Mendukung pengelolaan kolesterol |
| Alpukat | Lemak sehat dan sterol nabati | Membantu menghambat penyerapan kolesterol |
1. Apel
Apel mengandung serat dan polifenol, dua komponen yang dikaitkan dengan manfaat bagi kolesterol. Serat larut juga dapat menjadi bagian penting dalam pola makan yang mendukung kesehatan pembuluh darah.
Sebuah penelitian pada orang dewasa dengan kadar kolesterol cukup tinggi mengamati konsumsi dua apel utuh setiap hari selama 12 minggu. Hasilnya berkaitan dengan perubahan pada kadar kolesterol dan trigliserida.
2. Mangga
Mangga menyediakan serat, vitamin, dan mineral yang dapat mendukung kesehatan jantung. Buah ini juga dikaitkan dengan penurunan asupan kolesterol total dari makanan saat dikonsumsi secara rutin.
Dalam sebuah ulasan, konsumsi mangga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung dan sejumlah penyakit kronis lain. Hubungan tersebut tetap perlu dilihat dalam konteks pola makan seseorang secara keseluruhan.
3. Buah Citrus
Kelompok citrus seperti jeruk dan grapefruit mengandung antioksidan serta serat yang dikaitkan dengan perbaikan kadar kolesterol. Antioksidan dalam jeruk maupun jus jeruk juga dilaporkan dapat mendukung kadar kolesterol LDL.
Meski begitu, grapefruit bukan pilihan yang bisa dikonsumsi sembarangan oleh pengguna statin. Interaksi buah ini dengan obat penurun kolesterol membuat konsultasi kepada tenaga kesehatan menjadi langkah yang penting.
4. Anggur
Anggur kaya polifenol, senyawa tumbuhan yang dikaitkan dengan manfaat bagi kolesterol dan kesehatan jantung. Dibandingkan plasebo, anggur dilaporkan dapat membantu memperbaiki lipid darah melalui perubahan kolesterol total dan HDL.
HDL sering dikenal sebagai kolesterol baik dalam pembahasan profil lipid. Manfaat anggur tersebut dilaporkan terlihat pada individu sehat, orang dengan kolesterol tinggi, maupun mereka yang memiliki kondisi kesehatan lain.
5. Kiwi
Kiwi mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dapat mendukung upaya mengelola kolesterol. Serat larut dalam kiwi disebut dapat mengikat kolesterol dan membantu proses pengeluarannya dari tubuh.
Buah ini juga dikaitkan dengan peningkatan HDL. Peran tersebut relevan dalam pola makan yang diarahkan untuk mengurangi kolesterol jahat dalam darah.
6. Alpukat
Alpukat menonjol karena mengandung lemak sehat dan sterol nabati, berbeda dari banyak buah lainnya. Kedua komponen tersebut dikaitkan dengan manfaat dalam pengelolaan kolesterol.
Sterol nabati dalam alpukat dapat menghambat sebagian penyerapan kolesterol di usus dan mendukung ekskresinya. Mengganti gorengan, daging olahan, makanan cepat saji, atau makanan olahan dengan pilihan yang lebih seimbang dapat menjadi bagian dari pola hidup untuk menjaga kesehatan jantung.







