Mencari monitor budget pada 2026 tidak lagi cukup dengan mengejar harga paling rendah. Pembeli kini menimbang panel, refresh rate, konektivitas, ukuran layar, dan ketajaman tampilan agar perangkat terasa jauh lebih mahal dari banderolnya.
Itulah yang membuat daftar monitor murah tahun ini menarik. Di rentang $75 sampai $250, beberapa model justru menonjol karena menawarkan fitur yang biasanya hadir di kelas lebih tinggi, mulai dari layar melengkung, panel IPS, panel VA, hingga format ultrawide.
Philips 221V8LB: paling murah, tetap terasa lengkap
Philips 221V8LB menjadi opsi termurah dalam kelompok ini dengan harga $69.99 di Amazon. Monitor 22 inci ini membawa refresh rate 100Hz, rating 4.6 dari lebih dari 3.400 ulasan, dan penjualan lebih dari 8.000 unit di Amazon dalam sebulan terakhir.
Panel VA pada model ini memberi rasio kontras yang lebih baik dibanding IPS tradisional. Ukurannya yang ringkas, 8.6 inci x 19.4 inci x 14.5 inci dengan bobot 9.28 pon, juga membuatnya cocok untuk meja kerja kecil.
Philips turut menyematkan AMD FreeSync, fitur yang jarang muncul di titik harga ini. Port yang tersedia mencakup satu HDMI dan satu VGA, ditambah LowBlue Mode, EasyRead mode, serta lima tombol kontrol untuk mengatur kecerahan, ketajaman, dan rasio aspek.
Sceptre C248W-1920RN: monitor murah dengan layar melengkung
Sceptre C248W-1920RN masuk sebagai salah satu monitor di bawah $100 dengan ulasan terbaik. Harganya sering turun menjadi $84.97 dari harga normal $102.97, dengan rating 4.6 dari lebih dari 22.500 ulasan.
Monitor ini memakai panel VA Full HD 24 inci dengan cakupan warna 98% sRGB dan rasio kontras 3000:1. Lengkungan 1800R menjadi daya tarik utamanya karena memberi kesan imersif yang jarang ditemukan di kelas monitor murah.
Untuk penggunaan harian dan gaming santai, model ini menawarkan Adaptive Sync, refresh rate 75Hz, dan dua port HDMI. Respons 8 ms membuatnya kurang ideal untuk gaming kompetitif, tetapi tampilannya tetap stabil dari berbagai sudut pandang.
Samsung Essential S3 atau S36GD juga menyasar pembeli yang menginginkan monitor melengkung dari merek besar. Harganya $137.61 dengan rating 4.6 dari lebih dari 2.000 ulasan, dan monitor ini sama-sama memakai kurva 1800R.
Samsung menambahkan sertifikasi TÜV pada teknologi eye care yang mengurangi blue light dan screen flicker. Ada refresh rate 100Hz, Game Mode khusus, satu HDMI, dan satu D-sub, sementara pengguna menilai tampilan tetap jelas saat objek bergerak cepat.
LG 27US500-W: fokus pada ketajaman untuk kerja
LG 27US500-W menawarkan pendekatan berbeda lewat resolusi 4K UHD. Monitor 27 inci ini dijual $199 saat diskon, memiliki rating 4.3 di Amazon dari lebih dari 300 ulasan, dan diposisikan untuk produktivitas yang mengejar ketajaman gambar.
Resolusi 4K membuat teks dan gambar terlihat lebih tajam sekaligus memberi ruang kerja lebih luas. Panel IPS-nya juga membantu mengurangi black smearing dibanding VA, sehingga cocok untuk multitasking dan penggunaan dua jendela sekaligus.
Refresh rate-nya berhenti di 60Hz, tetapi sejumlah pengguna memakainya untuk pekerjaan kreatif seperti editing foto. Konektivitasnya mencakup dua HDMI dan satu DisplayPort, sementara cakupan warna mencapai 90% DCI-P3.
LG UltraWide 26WQ500-B: nilai kuat di format ultrawide
LG UltraWide 26WQ500-B berada di ujung atas daftar dengan harga $250 di Amazon. Meski begitu, monitor 26 inci berpanel IPS ini tetap dianggap bernilai karena menawarkan format 21:9, rating 4.6 dari hampir 4.000 ulasan, dan ruang kerja yang lebih luas.
Format ultrawide memudahkan pembagian layar menjadi dua workspace sekaligus. Monitor ini juga didukung AMD FreeSync dan HDR 10, lalu memakai refresh rate 75Hz yang masih cukup untuk produktivitas dan gaming kasual.
Stand beralas lebar membantu menjaga stabilitas dan mengurangi goyangan. Meski tidak bisa diatur tinggi, monitor ini masih menyediakan tilt dan swivel, serta dua port HDMI untuk PC atau konsol.
Daftar ini menonjol karena variasinya sangat lebar untuk kebutuhan yang berbeda. Ada pilihan paling murah untuk ruang sempit, layar melengkung untuk hiburan, monitor gaming santai, layar 4K untuk kerja, dan ultrawide untuk produktivitas yang butuh ruang lebih besar.







