5 Masalah Mobil yang Sering Muncul Saat Macet, Banyak yang Sulit Diperbaiki Sendiri

Kemacetan harian bukan cuma soal waktu yang habis di jalan. Pada mobil bensin, terutama yang sudah berusia cukup lawas, macet berkepanjangan bisa memicu kerusakan yang tidak mudah ditangani sendiri.

Yang membuatnya berisiko, gejala awal sering tidak tampak sebagai kerusakan besar. Mobil kerap masih memberi tanda lebih dulu, tetapi banyak pengendara baru sadar saat masalah sudah berkembang jauh.

Overheat sering bukan sekadar air radiator kurang

Saat suhu mesin naik drastis, uap dari kap mesin bisa muncul. Namun overheat tidak selalu berarti air radiator habis, karena penyebabnya juga bisa berasal dari kipas radiator mati, selang bocor, thermostat bermasalah, atau sistem pendingin yang sudah tidak optimal.

Kondisi ini berbahaya jika mobil tetap dipaksakan berjalan. Mesin yang terus dipakai saat overheat dapat mengalami kerusakan parah, dan biaya perbaikannya tidak murah.

Transmisi yang mulai tidak responsif perlu cepat diwaspadai

Gangguan transmisi bisa muncul pada mobil manual maupun matic. Gejalanya sering terasa lewat hilangnya tenaga dan perpindahan gigi yang tidak lagi mulus.

Pada mobil matic, gangguan di sistem transmisi tergolong sulit ditangani sendiri. Mobil manual pun tidak boleh terus dipaksa saat gejala ini muncul karena kerusakan bisa makin parah dan biaya perbaikan dapat membengkak hingga puluhan juta rupiah.

Mesin mati mendadak setelah berhenti

Kondisi ini kerap terjadi setelah mobil berhenti di rest area, SPBU, atau parkiran. Mesin yang sebelumnya berjalan normal tiba-tiba tidak bisa berfungsi lagi.

Penyebabnya bisa beragam, mulai dari aki soak, alternator bermasalah, stater lemah, hingga gangguan kelistrikan. Banyaknya kemungkinan itu membuat sumber kerusakan sulit dideteksi tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Lampu indikator tidak selalu memberi petunjuk jelas

Mobil umumnya sudah dibekali lampu peringatan saat ada kondisi abnormal pada mesin. Masalahnya, lampu indikator sering tidak menyebutkan komponen mana yang benar-benar rusak.

Situasi seperti ini membuat diagnosis awal lebih rumit. Dalam beberapa kasus, pemeriksaan lanjutan tetap dibutuhkan agar perbaikan yang dilakukan benar-benar tepat.

Bunyi kasar dan getaran tidak normal juga sering muncul saat macet

Masalah ini biasanya mulai terasa setelah perjalanan jauh. Gejalanya bisa berupa setir bergetar, bunyi gluduk di bawah mobil, suara dengung, hingga mobil terasa tidak stabil.

Sumber gangguannya bisa beragam, sehingga perbaikannya juga tidak selalu sederhana. Pengemudi perlu cepat merespons saat gejala muncul agar kerusakan tidak melebar ke komponen lain.

Masalah-masalah seperti ini umumnya lebih aman ditangani oleh bengkel rekanan ketimbang dipaksakan sendiri. Jika lokasi bengkel terlalu jauh, derek atau towing bisa menjadi pilihan agar kerusakan tidak semakin parah saat mobil tetap dipaksa berjalan.

Ardy Alam, CEO Garasi.id, menyebut banyak pengendara baru berhenti ketika mobil sudah benar-benar tidak bisa jalan. Padahal, kendaraan biasanya sudah memberi tanda-tanda gangguan lebih dulu.

Source: otomotif.katadata.co.id
Terkait