5 Aplikasi Android Open Source yang Ternyata Berguna, Tersembunyi di Luar Play Store

Di luar Google Play Store, ada sejumlah aplikasi Android open-source yang menawarkan fungsi sangat spesifik dan justru terasa berguna untuk kebutuhan harian. Lima aplikasi ini menarik karena gratis, bisa dipasang lewat sideloading, dan tidak mengandalkan biaya tambahan untuk fitur lanjutannya.

Yang membuatnya menonjol bukan sekadar status open-source, tetapi cara masing-masing aplikasi menyelesaikan masalah yang sering ditemui pengguna. Mulai dari catatan yang lebih rapi, inventaris makanan, kontrol privasi saat ponsel terkunci, manajemen tugas, hingga pemutar musik offline, semuanya punya fokus yang jelas.

WriteOn, catatan yang lebih fleksibel

WriteOn hadir dengan tampilan minimalis dan alat catatan yang cukup lengkap untuk kebutuhan cepat maupun terstruktur. Pengguna bisa membuat checklist, daftar bernomor, daftar tanpa nomor, dan menyisipkan gambar.

Keunggulan yang paling terasa ada pada kalender dan kalkulator bawaan yang bisa dibuka langsung dari catatan. Ada juga Scratchpad untuk catatan sementara yang akan terhapus saat aplikasi dimulai ulang, lalu bisa diekspor ke TXT jika perlu disimpan.

Untuk kebutuhan belajar, WriteOn menyediakan fitur Flashcards yang menampilkan pertanyaan lebih dulu lalu jawaban setelahnya. Kombinasi ini membuat aplikasi tersebut tidak hanya cocok untuk mencatat, tetapi juga untuk latihan singkat.

Fridgey, inventaris makanan yang mudah dipantau

Fridgey membantu pengguna mengelola isi kulkas dan pantry dengan daftar inventaris makanan yang diurutkan berdasarkan kesegaran. Item yang sudah kedaluwarsa atau segera kedaluwarsa ditempatkan di urutan teratas agar lebih cepat diprioritaskan.

Saat membuat database awal, aplikasi ini meminta nama barang, jumlah, tanggal produksi atau tanggal kedaluwarsa, masa simpan untuk produk berbasis tanggal produksi, jenis makanan, dan gambar. Secara bawaan, ada tujuh kategori seperti produce, seafood, canned food, meat, milk, cereal, dan condiment.

Pengguna juga bisa menambah kategori makanan baru dan memasukkan masa simpan kustom. Setelah data tersimpan, jumlah barang bisa dikurangi lewat menu “Eat up” atau ditambah lewat “Supplement”.

PrivacyFlip, kontrol tambahan saat layar terkunci

Banyak pengguna tidak menyadari bahwa Bluetooth, Wi-Fi, kamera, dan mikrofon pada Android tidak otomatis berhenti saat ponsel dikunci. PrivacyFlip menawarkan kontrol ekstra dengan mematikan fitur tertentu ketika perangkat terkunci.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna menonaktifkan Wi-Fi, Bluetooth, data seluler, lokasi, NFC, kamera, dan mikrofon lewat opsi Disable on Lock. Jika ingin semuanya kembali aktif setelah ponsel dibuka, tersedia juga opsi Enable on Unlock.

PrivacyFlip turut menyediakan pengaturan battery saver saat perangkat terkunci. Saat fitur itu aktif, aktivitas latar belakang dibatasi sehingga sebagian fungsi aplikasi ikut terbatas dan baterai lebih hemat.

Timety, satu aplikasi untuk tugas, kebiasaan, dan fokus kerja

Timety menggabungkan to-do list, habit tracker, dan focus timer dalam satu aplikasi. Bagian tugasnya mendukung kategori kustom, prioritas, ukuran tugas dari rendah atau kecil hingga sangat tinggi atau sangat besar, serta subtugas.

Struktur ini memudahkan pengguna memecah pekerjaan besar menjadi langkah yang lebih kecil. Misalnya, tugas membersihkan dapur bisa dibagi lagi menjadi merapikan piring dan mengelap meja.

Di sisi kebiasaan, Timety menyediakan ikon kustom, pengaturan frekuensi harian atau beberapa kali dalam seminggu, pengingat, dan habit stacking. Sementara itu, focus timer dapat dipakai sebagai stopwatch, timer hitung mundur, atau timer Pomodoro dengan pola 25 menit fokus dan lima menit istirahat.

Lune, pemutar musik lokal tanpa internet

Lune ditujukan untuk pengguna yang masih ingin memutar lagu yang tersimpan di perangkat sendiri. Aplikasi ini bekerja sepenuhnya offline dan hanya memutar lagu yang sudah ada di ponsel.

Di dalamnya, ada dukungan audio Hi-Fi serta cara penelusuran yang terasa modern. Pengguna bisa melihat lagu baru, menelusuri seluruh koleksi, menyortir berdasarkan judul, artis, durasi, atau tanggal ditambahkan, lalu memakai shuffle untuk memutar lagu secara acak.

Lune juga menyediakan tab Playlist, Favorites, dan Artist untuk pengelompokan musik. Dari pemutar, pengguna bisa mengatur equalizer, mengaktifkan crossfade dan automix, memasang sleep timer, serta mempercepat atau memperlambat audio.

Jika izin notifikasi diberikan, kontrol pemutaran juga bisa diakses dari panel notifikasi dan layar kunci. Dengan begitu, Lune tetap praktis meski fokus utamanya adalah musik lokal yang bisa diputar tanpa internet.

Terkait