4 Cara Mencuci Tumbler Agar Tak Cepat Bau, Kunci Ada Di Tutup Dan Karetnya

Author: Cung Media

Tumbler yang dipakai setiap hari bisa cepat bau jika sisa minuman dibiarkan menempel terlalu lama. Kondisi ini sering muncul setelah wadah dipakai untuk kopi, teh, susu, atau minuman manis yang meninggalkan residu di bagian dalam.

Kabar baiknya, bau pada tumbler sebenarnya bisa dicegah dengan langkah sederhana. Kuncinya bukan hanya pada badan tumbler, tetapi juga pada tutup dan karet yang sering luput dibersihkan.

Cuci segera setelah dipakai

Sisa minuman yang tertinggal bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Risiko ini terutama muncul pada minuman yang mengandung susu atau kopi karena lebih mudah memicu bau tak sedap.

Karena itu, tumbler sebaiknya langsung dicuci setelah selesai digunakan. Air hangat dan sabun cuci piring membantu melarutkan sisa lemak dan gula, sekaligus menjaga lapisan dalam tumbler tetap aman.

Fokus juga ke tutup dan karet

Bau tidak selalu berasal dari badan tumbler. Tutup dan karet sering menjadi sumber utama karena mudah lembap dan menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau.

Setiap kali mencuci, bagian kecil itu perlu dilepas dan dibersihkan terpisah. Sikat halus atau kapas bisa dipakai untuk menjangkau celah sempit agar tidak ada sisa kotoran yang tertinggal.

Gunakan bahan dapur untuk bau membandel

Jika tumbler sudah terlanjur bau, soda kue atau cuka putih bisa dipakai sebagai solusi sederhana. Keduanya dapat membantu menetralisir aroma tidak sedap tanpa merusak bahan tumbler.

Untuk soda kue, campurkan satu sendok teh dengan air hangat lalu diamkan selama 30 menit sebelum dibilas. Jika memakai cuka putih, gunakan dua sendok makan dan rendam selama 15 menit untuk membantu mengurangi bau yang menetap.

Keringkan sampai benar-benar bebas lembap

Setelah dicuci, tumbler perlu ditiriskan dalam posisi terbalik di tempat terbuka. Cara ini membantu air keluar dan mengurangi kelembapan yang tersisa di bagian dalam.

Kondisi basah yang tertutup justru dapat memicu tumbuhnya jamur dan bakteri. Karena itu, tumbler sebaiknya disimpan dalam keadaan terbuka sampai benar-benar kering sebelum dipakai lagi.

Perawatan sederhana ini membuat tumbler lebih nyaman digunakan dalam jangka panjang. Rutinitas mencuci, membersihkan tutup dan karet, lalu memastikan semua bagian kering sempurna bisa membantu mencegah bau muncul kembali.

Source: www.beautynesia.id
Terbaru