3 Tanda PC Anda Siap Secure Boot, Cek Sebelum Pembaruan Ini Terlambat

Microsoft sedang mendorong pembaruan sertifikat Secure Boot yang menggantikan kunci lawas 2011 sebelum kedaluwarsa. Bagi banyak pengguna Windows, proses ini berjalan otomatis lewat Windows Update, tetapi ada baiknya status PC tetap dicek supaya tidak terlambat saat ada komponen yang tertahan.

Alat bawaan Windows kini menampilkan indikator yang lebih jelas di Windows Security. Dari sana, pengguna bisa melihat apakah perangkat sudah sepenuhnya siap, masih menunggu pembaruan, atau membutuhkan tindakan lanjutan.

Cek status paling cepat lewat Windows Security

Langkah paling sederhana adalah membuka aplikasi Windows Security, lalu masuk ke menu Device security dan melihat bagian Secure Boot. Di sana, badge status akan menunjukkan kondisi terbaru perangkat.

Indikator hijau menandakan perangkat sudah sepenuhnya diperbarui. Jika tanda ini muncul, tidak ada tindakan tambahan yang perlu dilakukan.

Tanda kuning berarti sistem belum sepenuhnya memakai sertifikat baru dan masih menggunakan sertifikat lama. Microsoft menyebut pembaruan ini seharusnya berjalan otomatis, sehingga pengguna perlu memastikan perangkat tetap terhubung ke internet dan memeriksa apakah ada item Windows Update yang masih tertunda.

Status kuning juga bisa muncul ketika pembaruan masih menunggu firmware atau update BIOS dari pembuat PC. Dalam kondisi seperti ini, proses belum selesai bukan karena gagal, melainkan karena ada ketergantungan pada komponen lain.

Ikon merah menunjukkan ada tindakan yang diperlukan. Microsoft menjelaskan status ini muncul saat pembaruan Secure Boot dijeda atau terblokir oleh konflik perangkat keras atau konfigurasi tertentu.

Pastikan lingkungan boot-nya memang tepat

Selain memeriksa status di Windows Security, pengguna juga bisa membuka System Information untuk mengecek baseline sistem. Caranya dengan menekan Windows Key + R, mengetik msinfo32, lalu menekan Enter.

Di menu System Summary, pengguna perlu memastikan mode boot UEFI aktif. Jika BIOS masih memakai Legacy, Secure Boot tidak bisa berjalan.

Pemeriksaan ini juga sebaiknya memastikan Secure Boot dan TPM dalam keadaan on di BIOS. Kombinasi ini membantu memastikan sistem berada pada lingkungan hardware yang mendukung Secure Boot dengan benar.

Jejak pembaruan juga bisa dilihat di Windows Update

Status perangkat bisa dicek lagi melalui riwayat pembaruan Windows. Buka Settings dengan Windows Key + I, pilih Windows Update, lalu masuk ke Update history.

Setelah itu, gulir ke bagian Other Updates dan cari entri berhasil yang berjudul Secure Boot allowed signature database (DB) update. Entri ini menandakan paket pembaruan trust keamanan sudah sampai ke perangkat.

Microsoft menyalurkan pembaruan trust keamanan ini melalui pipeline servicing bulanan standar. Karena itu, perangkat yang rutin menerima update Windows dan sudah menampilkan tanda hijau di Windows Security bisa membiarkan transisi berjalan otomatis di latar belakang.

Source: www.notebookcheck.net

Terkait