Menjelang laga melawan Dricus du Plessis, Kamaru Usman mengungkap tiga petarung Muslim yang paling dikaguminya. Pilihannya mencakup dua mantan atau juara UFC serta satu nama besar dari dunia tinju, Muhammad Ali.
Khabib Nurmagomedov menjadi nama pertama yang disebut Usman tanpa ragu. Ia kemudian memasukkan Islam Makhachev dan Muhammad Ali ke dalam daftar pilihannya.
Usman dijadwalkan menghadapi Du Plessis dalam laga utama UFC Fight Night 281. Pertandingan itu akan berlangsung di Paycom Center, Oklahoma City, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026 pagi WIB.
Tiga nama pilihan Usman
Daftar tersebut memperlihatkan penghargaan Usman kepada petarung dari lintas disiplin. Khabib dan Makhachev dikenal lewat pencapaian mereka di kelas ringan UFC, sedangkan Ali merupakan legenda tinju dunia.
| Nama | Keterangan | Posisi dalam pilihan Usman |
|---|---|---|
| Khabib Nurmagomedov | Mantan juara kelas ringan UFC | Petarung Muslim favorit |
| Islam Makhachev | Juara kelas ringan UFC | Petarung Muslim favorit |
| Muhammad Ali | Legenda dunia tinju | Pilihan dari luar UFC |
Dalam petikan wawancara UFC yang diterima detikSport, Usman menyatakan Khabib wajib masuk pilihannya. “Tentu saja Khabib Nurmagomedov harus ada dalam daftar,” ujar petarung berjuluk The Nigerian Nightmare itu.
Usman juga menempatkan Islam Makhachev di antara nama yang paling ia sukai. Setelah itu, ia memperluas daftar tersebut di luar kompetisi UFC dengan memilih Muhammad Ali.
“Kemudian Islam Makhachev juga. Kalau boleh memasukkan petarung di luar UFC, saya juga akan memilih Muhammad Ali,” tutur Usman.
Pesan untuk penggemar Indonesia dan Asia
Selain membahas sosok yang dikagumi, Usman menyampaikan pesan khusus kepada penggemar di Indonesia dan seluruh Asia. Ia membuka pesannya dengan salam, “Assalamualaikum untuk semua saudara-saudara saya di Indonesia dan seluruh Asia.”
Mantan juara kelas welter UFC itu meminta para penggemar untuk terus mengejar impian mereka. Menurut Usman, banyak orang memilih tidak memulai langkah karena belum mampu melihat jalan menuju tujuan yang diinginkan.
“Saya ingin mengatakan, teruslah mengejar mimpi kalian. Banyak orang tidak melakukannya karena mereka belum bisa melihat jalannya,” kata Usman.
Bagi Usman, konsistensi menjadi prinsip utama untuk menilai perkembangan diri. Ia memandang kebiasaan melakukan proses secara berulang setiap hari lebih penting daripada menunggu perubahan besar terjadi sekaligus.
Usman menekankan bahwa prinsip tersebut dapat diterapkan pada bidang apa pun, baik saat belajar maupun bekerja. Peningkatan kecil yang dijaga setiap hari, menurutnya, dapat membuat seseorang lebih baik daripada hari sebelumnya.
“Apa pun yang sedang Anda pelajari atau kerjakan, lakukan secara konsisten setiap hari. Dengan begitu, Anda akan menjadi sedikit lebih baik daripada hari sebelumnya,” ucap Usman.
Pesan mengenai konsistensi itu menjadi patokan pribadi Usman dalam melihat pertumbuhan dirinya. “Saya percaya konsistensi adalah kunci menuju kemajuan yang nyata,” katanya.
Fokus terdekat Usman kini tetap tertuju pada pertemuannya dengan Dricus du Plessis di Oklahoma City. Namun, menjelang duel tersebut, pilihannya terhadap Khabib Nurmagomedov, Islam Makhachev, dan Muhammad Ali turut menunjukkan figur-figur yang ia hormati di dunia olahraga tarung.
