3 Klub dalam Jejak Karim Benzema, dari Pendamping Ronaldo hingga Raja Real Madrid

Author: Cung Media

Karim Benzema meninggalkan Real Madrid pada 2023 dengan warisan yang sulit ditandingi. Dalam 14 musim, penyerang asal Prancis itu berubah dari rekrutan muda yang sempat naik turun menjadi kapten, mesin gol, dan pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah klub.

Puncak transformasinya terjadi pada musim 2021/22 ketika Benzema membawa Real Madrid meraih La Liga serta Liga Champions. Musim tersebut juga mengantarnya memenangkan Ballon d’Or 2022, penghargaan individu terbesar dalam kariernya.

Karier profesional Benzema hanya membentang di tiga klub, sebuah perjalanan yang dimulai dari kota kelahirannya di Prancis. Setelah menaklukkan Eropa bersama Madrid, ia memilih tantangan baru dengan bergabung ke Al-Ittihad di Arab Saudi.

Periode Klub Negara
2004–2009 Olympique Lyon Prancis
2009–2023 Real Madrid Spanyol
2023–Sekarang Al-Ittihad Arab Saudi

1. Olympique Lyon, Tempat Ketajaman Benzema Tumbuh

Benzema lahir di Lyon dari keluarga keturunan Aljazair dan masuk akademi Olympique Lyon saat berusia sembilan tahun. Dari sana, ia menembus tim utama dan menjadi bagian dari generasi Lyon yang mendominasi Ligue 1.

Musim 2007/08 menjadi salah satu penanda awal kelasnya sebagai penyerang. Benzema menjadi pencetak gol terbanyak liga sekaligus meraih penghargaan Pemain Terbaik Ligue 1 pada periode tersebut.

Ia memenangi empat gelar Ligue 1 bersama Lyon sebelum menarik perhatian Real Madrid. Ketajaman di depan gawang dan kemampuan teknisnya kemudian membawanya ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2009.

2. Real Madrid, Dari Pendamping Menjadi Pemimpin

Benzema tiba saat Real Madrid membangun proyek Galacticos jilid kedua yang juga menghadirkan Cristiano Ronaldo dan Kaka. Persaingan besar di lini depan membuat masa awalnya tidak selalu mudah, tetapi ia perlahan menemukan peran penting dalam sistem tim.

Di samping produktivitas gol, Benzema dikenal mampu membaca permainan dan menghubungkan serangan. Karakter itu membuatnya sangat menonjol saat bermain bersama Ronaldo, sebelum akhirnya menjadi tumpuan utama setelah era tersebut berakhir.

Data yang dicantumkan Media Indonesia menunjukkan Benzema mencetak 354 gol dalam 648 penampilan di semua kompetisi untuk Real Madrid. Catatan itu menempatkannya tepat di bawah Cristiano Ronaldo dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.

Kesuksesan kolektifnya di Madrid juga sangat besar dengan lima gelar Liga Champions dan empat trofi La Liga. Benzema turut meraih penghargaan Pemain Terbaik UEFA pada musim 2021/22 sebelum menutup periode gemilang itu dengan Ballon d’Or.

Nomor 9 menjadi identitas yang paling melekat pada Benzema di Madrid, meski ia sempat memakai nomor 11 pada awal masa baktinya. Julukan “Big Benz” dan “King Karim” pun mencerminkan statusnya sebagai figur sentral dalam salah satu era tersukses klub.

3. Al-Ittihad, Babak Baru Setelah Menaklukkan Eropa

Benzema bergabung dengan Al-Ittihad pada 2023 sebagai pemain bebas transfer setelah meninggalkan Real Madrid. Kepindahan itu berlangsung di tengah gelombang kedatangan sejumlah bintang sepak bola dunia ke Arab Saudi.

Ia menyatakan ingin mencari tantangan baru di negara Muslim sekaligus berkontribusi pada perkembangan sepak bola Arab Saudi. Keputusan tersebut menutup perjalanan panjangnya di Eropa tanpa mengurangi pencapaiannya sebagai salah satu penyerang tersukses pada generasinya.

Perjalanan Bersama Timnas Prancis

Perjalanan Benzema bersama Timnas Prancis tidak selalu mulus karena ia sempat absen cukup lama akibat masalah internal. Ia kembali masuk skuad untuk Euro 2020 dan ikut membantu Prancis menjuarai UEFA Nations League 2021.

Benzema tidak meraih Piala Dunia 2018 karena tidak masuk skuad Prancis pada edisi tersebut. Ia juga harus absen akibat cedera menjelang Piala Dunia 2022 dimulai.

Dari akademi Lyon hingga menjadi bintang Al-Ittihad, Benzema mengoleksi empat gelar Ligue 1, empat La Liga, lima Liga Champions, dan satu Ballon d’Or. Jejak itu memperlihatkan evolusi seorang talenta lokal Lyon menjadi pemimpin Real Madrid sebelum membuka fase baru di Arab Saudi.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru