Banyak penerima bantuan sosial baru mencari tahu status Kartu Keluarga Sejahtera atau KKS saat bantuan hendak dicairkan. Padahal, pengecekan lebih awal bisa membantu memastikan kartu masih aktif dan data penerima sudah tercatat dengan benar.
KKS dipakai pemerintah untuk menyalurkan bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Karena itu, status kartu ini sering jadi penentu apakah penyaluran bantuan bisa berjalan lancar atau justru tertunda.
Cek lewat situs resmi Kemensos
Cara pertama yang paling mudah adalah melalui website resmi Cek Bansos Kemensos. Pengguna cukup memilih provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, dan desa sesuai alamat domisili, lalu memasukkan nama lengkap sesuai KTP.
Setelah itu, kode verifikasi yang tampil di layar perlu diketik sebelum tombol pencarian ditekan. Sistem kemudian akan menampilkan status penerima bantuan beserta keterangannya, sehingga status kepesertaan terkait KKS bisa diketahui dari rumah.
Cek lewat aplikasi Cek Bansos
Selain situs web, Kementerian Sosial juga menyediakan aplikasi Cek Bansos. Aplikasi ini memudahkan masyarakat memantau status bantuan dengan memasukkan NIK KTP pada menu Cek Bansos.
Setelah data diisi, pengguna bisa memilih opsi Cari Data untuk melihat hasil pemeriksaan. Aplikasi ini juga disebut dapat dipakai untuk memantau perubahan data dan informasi bantuan terbaru secara berkala.
Lewat bank penyalur
Jalur lain untuk mengecek KKS adalah mendatangi bank penyalur bantuan sosial. Cara ini berguna bagi penerima yang ingin memastikan kartu masih aktif atau ingin mengetahui apakah saldo bantuan sudah masuk.
Bank penyalur yang umum digunakan adalah BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Petugas bank dapat membantu mengecek status kartu serta kendala yang mungkin muncul pada rekening KKS.
Dokumen yang perlu disiapkan
Agar proses pengecekan berjalan lancar, penerima sebaiknya menyiapkan KTP dan Kartu Keluarga atau KK. Nomor Kartu Keluarga Sejahtera juga perlu dibawa jika sudah tersedia agar verifikasi identitas lebih cepat.
Data yang dimasukkan harus sesuai dokumen, terutama nama lengkap, NIK, dan wilayah domisili. Keakuratan informasi menjadi kunci agar sistem bisa membaca data dengan tepat dan menampilkan status yang benar.
Informasi dari layanan resmi membantu penerima memantau kepesertaan bantuan tanpa harus menunggu terlalu lama. Dengan begitu, status KKS bisa dicek lebih cepat sebelum ada hambatan pada proses penyaluran bantuan sosial.
