San Francisco Bay Area menjadi wilayah dengan konsentrasi miliarder tertinggi dalam daftar kota terkaya dunia. Kawasan yang mencakup San Francisco dan Silicon Valley ini memiliki 82 miliarder, melampaui New York City yang dihuni 66 miliarder.
New York City tetap mempertahankan posisi pertama dari jumlah jutawan, dengan 384.500 orang. Bay Area berada tepat di belakangnya dengan 342.400 jutawan, memperlihatkan kuatnya pengaruh industri teknologi dalam pembentukan kekayaan baru.
Data tersebut tercantum dalam World’s Wealthiest Cities Report 2025 yang dirilis Henley & Partners bersama New World Wealth. Amerika Serikat mendominasi daftar, tetapi sejumlah kota Asia dan Eropa juga tetap menjadi pusat penting bagi investasi serta pengelolaan aset global.
| Peringkat | Kota/Wilayah | Jutawan | Miliarder |
|---|---|---|---|
| 1 | New York City | 384.500 | 66 |
| 2 | San Francisco Bay Area | 342.400 | 82 |
| 3 | Tokyo | 292.300 | 18 |
| 4 | Singapore | 242.400 | 30 |
| 5 | Los Angeles | 220.600 | 45 |
| 6 | London | 215.700 | 33 |
| 7 | Paris | 160.100 | 22 |
| 8 | Hong Kong | 154.900 | 40 |
| 9 | Sydney | 152.900 | 22 |
| 10 | Chicago | 127.100 | 25 |
1. New York City
New York City memimpin daftar berkat 384.500 jutawan dan 66 miliarder. Wall Street terus menjadikan kota ini magnet bagi investor, perusahaan multinasional, serta pelaku bisnis dari berbagai negara.
2. San Francisco Bay Area
San Francisco Bay Area memiliki jumlah miliarder paling besar, yakni 82 orang, dengan 342.400 jutawan. Kekuatan wilayah ini bertumpu pada sektor teknologi, tempat Apple, Google, Nvidia, dan Meta tumbuh menjadi perusahaan raksasa.
3. Tokyo
Tokyo menempati posisi ketiga dengan 292.300 jutawan dan 18 miliarder. Sektor manufaktur dan teknologi yang kuat, serta pemulihan pasar saham Jepang, menopang posisi kota tersebut.
4. Singapore
Singapore dihuni 242.400 jutawan dan 30 miliarder, menjadikannya salah satu pusat keuangan utama di Asia. Stabilitas politik, perpajakan yang kompetitif, dan perpindahan individu kaya dari sejumlah negara mendukung pertumbuhan kekayaannya.
5. Los Angeles
Los Angeles mencatatkan 220.600 jutawan dan 45 miliarder. Selain ditopang industri hiburan Hollywood, kota ini berkembang lewat investasi, teknologi, dan real estat.
6. London
London memiliki 215.700 jutawan serta 33 miliarder. Kota ini tetap berperan sebagai pusat keuangan internasional meski jumlah jutawannya mengalami penurunan dalam satu dekade terakhir.
7. Paris
Paris berada di urutan ketujuh dengan 160.100 jutawan dan 22 miliarder. Industri merek mewah, fashion, hospitality, serta sektor kreatif menjadi penopang utama daya tarik ekonominya.
8. Hong Kong
Hong Kong menampung 154.900 jutawan dan 40 miliarder. Wilayah ini tetap menjadi gerbang investasi menuju Tiongkok sekaligus salah satu pusat pengelolaan kekayaan terbesar di Asia.
9. Sydney
Sydney memiliki 152.900 jutawan dan 22 miliarder. Sektor properti, jasa keuangan, dan investasi menjadi pendorong pertumbuhan kekayaan di kota tersebut.
10. Chicago
Chicago melengkapi daftar dengan 127.100 jutawan dan 25 miliarder. Perdagangan komoditas, jasa keuangan, manufaktur, dan layanan profesional menjadi fondasi ekonomi kota ini.
Daftar ini menunjukkan bahwa kemewahan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh gedung tinggi atau biaya hidupnya. Infrastruktur modern, akses pasar modal, stabilitas ekonomi, dan ekosistem inovasi menjadi faktor yang memperkuat konsentrasi kekayaan di kota-kota tersebut.
