
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors atau KTB kembali menegaskan arah strategis Mitsubishi Fuso di GIICOMVEC yang digelar di JIExpo Kemayoran. Fokus utamanya bukan hanya penjualan truk, melainkan jaminan agar armada pelanggan tetap bergerak lewat konsep layanan terintegrasi bernama Zero Down Time.
Konsep ini menjadi jawaban atas kebutuhan bisnis logistik yang sangat bergantung pada ketepatan jadwal dan kelancaran distribusi. Di sektor ini, satu unit kendaraan yang berhenti terlalu lama bisa memicu biaya tambahan, keterlambatan pengiriman, hingga gangguan pada rantai pasok.
Zero Down Time dan arti pentingnya bagi logistik
Mitsubishi Fuso melihat bahwa kendaraan niaga modern tidak cukup hanya kuat di jalan. Armada juga harus didukung layanan purna jual yang cepat, pemantauan digital yang akurat, dan ketersediaan suku cadang yang mudah dijangkau agar aktivitas usaha tidak terganggu.
Pendekatan tersebut relevan untuk sektor yang menuntut ritme kerja tinggi, seperti cold chain, rental kendaraan niaga, dan angkutan barang nasional. Di bidang-bidang ini, kecepatan perawatan sering kali sama pentingnya dengan kapasitas angkut kendaraan.
Model yang dibawa ke pameran
Pada ajang tersebut, Mitsubishi Fuso menampilkan beberapa model untuk memperlihatkan solusi sesuai kebutuhan operasional yang berbeda. Setiap unit diposisikan untuk menunjukkan bahwa efisiensi distribusi memerlukan kombinasi kendaraan dan layanan pendukung yang tepat.
- Canter FE 74 dan Canter FE 74 Long untuk distribusi logistik berpendingin
- Fighter X FN61 FSL untuk angkut menengah dan beban berat
- Fighter X FM65F TH 4×2 sebagai tractor head efisien
- Canter FE 71 untuk Mobile Workshop Service
- Canter Bus sebagai solusi transportasi penumpang
Selain itu, Mitsubishi Fuso turut menghadirkan Fighter X Logistic Package untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha logistik yang menginginkan paket kendaraan lebih terarah. Kehadiran beragam model ini menunjukkan upaya perusahaan membaca kebutuhan pasar secara lebih spesifik.
Layanan purna jual jadi poin pembeda
Salah satu daya tarik utama ada pada Mobile Workshop Service yang menggunakan Canter FE 71. Layanan ini memungkinkan perawatan dilakukan langsung di lokasi pelanggan sehingga waktu tunggu bisa ditekan dan armada lebih cepat kembali beroperasi.
Mitsubishi Fuso juga menampilkan Bengkel Siaga 24 Jam dan Service Point melalui simulasi interaktif. Di sisi komponen, perusahaan memperkenalkan Genuine Parts dan Suku Cadang Tiga Berlian atau SCTB sebagai pilihan yang tetap mengikuti standar kualitas dengan pendekatan biaya yang lebih efisien.
Digitalisasi untuk memantau armada
Konsep Zero Down Time juga ditopang teknologi digital. Runner Telematics menjadi salah satu fitur andalan karena sudah digunakan oleh puluhan ribu pengguna dengan jumlah kendaraan mencapai ratusan ribu unit.
Fitur Geofence membantu pemantauan kendaraan secara real-time, sedangkan data operasional bisa digunakan untuk melihat durasi servis, waktu bongkar muat, pergerakan kendaraan, hingga estimasi waktu tiba. Aplikasi MyFuso ikut melengkapi ekosistem ini dengan fungsi pemantauan riwayat servis dan pemesanan suku cadang.
Pesan bisnis yang dibawa Mitsubishi Fuso
Presiden Direktur PT KTB Daisuke Okamoto menegaskan bahwa kehadiran Mitsubishi Fuso di GIICOMVEC merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan selama puluhan tahun. Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab perusahaan tidak berhenti pada penjualan unit, tetapi berlanjut pada menjaga kendaraan pelanggan tetap optimal di lapangan.
Selama pameran berlangsung pada 8–11 April 2026, pengunjung juga bisa mendapatkan penawaran penjualan eksklusif dan mengikuti diskusi panel tentang solusi logistik masa depan di booth Mitsubishi Fuso, Hall B No. 3. Dengan arah itu, persaingan kendaraan niaga terlihat semakin menonjol pada kemampuan menghadirkan uptime armada yang stabil, layanan cepat, dan ekosistem operasional yang saling terhubung.





