Yamaha NEO’s Sudah Dijual di Luar Negeri, Di Indonesia Masih Sekadar Dipamerkan

Yamaha NEO’s sedang menjadi sorotan karena sudah lebih dulu dijual di luar negeri, tetapi di Indonesia motor listrik ini masih berhenti di tahap pameran. Kondisi itu membuatnya menarik perhatian, sebab produk ini memperlihatkan arah serius Yamaha di elektrifikasi, namun konsumen Tanah Air belum bisa membelinya secara resmi.

Yang membuat NEO’s makin relevan adalah posisinya sebagai skuter listrik yang dirancang untuk mobilitas perkotaan. Jarak tempuh hingga 72 km, desain kompak, dan fitur harian yang lengkap menjadikannya salah satu model yang paling mudah dibayangkan cocok untuk pemakaian rutin di kota.

Bukan Pendatang Baru di Motor Listrik

Kehadiran NEO’s juga menegaskan bahwa Yamaha bukan pemain baru di segmen kendaraan listrik. Sejak awal 2000-an, pabrikan ini sudah mengembangkan berbagai model motor listrik, mulai dari Passol hingga E-Vino dan E-Zero.

NEO’s hadir sebagai kelanjutan dari perjalanan itu. Yamaha memperkenalkannya sebagai kendaraan ramah lingkungan yang ditujukan untuk kebutuhan harian, dengan karakter praktis dan efisien.

Desain Kompak untuk Kota Padat

Secara tampilan, Yamaha NEO’s membawa bodi mungil dengan garis membulat. Kombinasi ini membuatnya terlihat modern dan berbeda dari banyak motor listrik lain yang beredar.

Lampu depan yang khas ikut memperkuat kesan futuristik tersebut. Dimensinya juga ringkas, bahkan disebut mirip skuter seperti Yamaha Fazzio, meski tinggi jok NEO’s sedikit lebih tinggi agar posisi berkendara tetap nyaman.

Karakter fisik seperti ini membuat NEO’s cocok untuk lingkungan perkotaan yang padat. Skuter ini terasa lebih praktis untuk dipakai bekerja, kuliah, atau aktivitas harian lain yang menuntut kelincahan.

Performa yang Ditujukan untuk Efisiensi

Di sisi teknis, Yamaha membekali NEO’s dengan motor listrik 2,3 kW atau sekitar 3 hp. Angka itu memang tidak besar, tetapi karakter motor listrik membuat torsi yang dihasilkan tetap menonjol, yakni mencapai 138,3 Nm.

Untuk sumber energinya, NEO’s memakai baterai 51,1V 23,2 Ah. Dalam kondisi ideal, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 72 km.

Catatan pentingnya, jarak tersebut diperoleh dari pengujian dengan kecepatan konstan sekitar 30 km/jam. Ini menunjukkan bahwa NEO’s memang lebih fokus pada efisiensi perjalanan jarak pendek hingga menengah daripada performa tinggi.

Fitur Harian yang Cukup Lengkap

Salah satu nilai jual NEO’s ada pada kelengkapan fiturnya. Motor ini sudah memakai lampu LED, panel instrumen digital, dan port USB untuk mengisi daya perangkat.

Aspek kepraktisan juga mendapat perhatian. NEO’s dibekali bagasi yang cukup luas untuk menampung baterai atau barang bawaan, lalu ada kompartemen tambahan di bagian depan serta gantungan barang.

Untuk sistem pengereman, Yamaha memasang cakram di roda depan dan tromol di roda belakang. Kombinasi ini mendukung keamanan penggunaan sehari-hari tanpa meninggalkan karakter praktis khas skuter perkotaan.

Sudah Dijual di Luar Negeri

Meski belum resmi dijual di Indonesia, Yamaha NEO’s sudah dipasarkan di beberapa negara, termasuk Vietnam. Di pasar tersebut, motor ini dibanderol di kisaran Rp30 jutaan.

Harga itu dinilai cukup kompetitif untuk konsumen yang mencari motor listrik praktis dengan merek global. Status NEO’s yang sudah beredar di luar negeri juga memperlihatkan bahwa model ini bukan sekadar produk konsep.

Di Indonesia, NEO’s masih berada pada tahap display dan uji pasar. Sampai sekarang Yamaha belum memastikan kapan motor listrik ini akan dijual resmi di Tanah Air.

Kondisi tersebut membuat kemunculan NEO’s di Indonesia lebih banyak dipandang sebagai langkah awal untuk membaca kebutuhan konsumen domestik. Jika respons pasar positif, peluang hadirnya NEO’s atau model listrik Yamaha lain secara resmi tetap terbuka.

Terkait