Mitsubishi Xpander Cross membuat perubahan paling besar dalam peta distribusi LSUV pada Juni 2026. Model ini melonjak dari 58 unit pada Mei menjadi 576 unit, bertambah 518 unit atau sekitar 893,1 persen.
Lonjakan tersebut mengerek Xpander Cross dari posisi keenam menjadi peringkat keempat. Namun, percepatan distribusi itu belum cukup untuk mengusik dominasi Toyota Rush di posisi teratas.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Rush mencatat distribusi 2.374 unit pada Juni 2026. Wholesales merupakan penyaluran kendaraan dari pabrik ke jaringan dealer, sehingga angkanya berbeda dengan penjualan langsung kepada konsumen.
Volume Rush turun 330 unit dibandingkan Mei yang mencapai 2.704 unit. Meski terkoreksi sekitar 12,2 persen secara bulanan, Rush masih unggul 967 unit atas Daihatsu Terios yang berada di posisi kedua.
Jarak Puncak Masih Lebar
Tiga besar segmen LSUV masih ditempati Toyota Rush, Daihatsu Terios, dan Suzuki XL7. Ketiga model tersebut masing-masing membukukan distribusi di atas 800 unit sepanjang Juni.
Terios menjadi salah satu model yang mencatat pertumbuhan di antara penghuni papan atas. Distribusinya naik 122 unit dari 1.285 unit pada Mei menjadi 1.407 unit pada Juni, atau tumbuh sekitar 9,5 persen.
Suzuki XL7 tetap berada di urutan ketiga dengan 801 unit. Angka ini turun 27 unit atau sekitar 3,3 persen dari distribusi Mei yang mencapai 828 unit.
| Model | Juni 2026 | Mei 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Toyota Rush | 2.374 unit | 2.704 unit | Turun 330 unit |
| Daihatsu Terios | 1.407 unit | 1.285 unit | Naik 122 unit |
| Suzuki XL7 | 801 unit | 828 unit | Turun 27 unit |
| Mitsubishi Xpander Cross | 576 unit | 58 unit | Naik 518 unit |
| Hyundai Stargazer X | 142 unit | 112 unit | Naik 30 unit |
| Honda BR-V | 101 unit | 105 unit | Turun 4 unit |
| Citroen C3 Aircross | 25 unit | 31 unit | Turun 6 unit |
Lonjakan Mengubah Persaingan Lapisan Tengah
Kenaikan Xpander Cross menjadi pergeseran peringkat paling tajam pada Juni 2026. Model berbasis MPV tersebut menyalip Hyundai Stargazer X dan Honda BR-V, yang pada Mei berada di atasnya.
Hyundai Stargazer X sebenarnya mencatat kenaikan distribusi dari 112 unit menjadi 142 unit. Pertumbuhannya mencapai 30 unit atau sekitar 26,8 persen, tetapi laju Xpander Cross yang jauh lebih tinggi membuat posisinya turun ke peringkat kelima.
Honda BR-V mengikuti di urutan keenam dengan distribusi 101 unit. Capaian itu turun empat unit atau sekitar 3,8 persen dibandingkan 105 unit pada bulan sebelumnya.
Citroen C3 Aircross menjadi model dengan volume distribusi paling kecil dalam daftar tersebut. Sebanyak 25 unit disalurkan pada Juni, turun enam unit atau sekitar 19,4 persen dari 31 unit pada Mei.
Empat Model Tumbuh pada Juni
Dari tujuh model yang tercatat, empat di antaranya membukukan kenaikan distribusi bulanan, yakni Terios, Xpander Cross, Stargazer X, dan model lain di luar tiga besar tidak menunjukkan pertumbuhan. Xpander Cross menjadi pengecualian paling kuat karena kenaikannya mencapai ratusan unit dari basis Mei yang rendah.
Data Juni juga menunjukkan bahwa pertumbuhan distribusi tidak selalu langsung menaikkan peringkat. Stargazer X bertambah secara bulanan, tetapi tetap tergeser karena Xpander Cross mengalami akselerasi yang jauh lebih besar.
Di sisi lain, Rush mempertahankan posisi terdepan meski distribusinya menurun. Terios menguat di posisi kedua, sementara perubahan terbesar pada segmen LSUV terjadi di persaingan tengah setelah Xpander Cross melesat ke urutan keempat.
