XLSMART menyiapkan jalur baru bagi talenta digital Indonesia lewat program XLSMART Future Ready. Program ini tidak berhenti di pelatihan, tetapi dirancang untuk menghubungkan peserta langsung ke peluang kerja.
Di tengah kebutuhan industri yang terus berubah, pendekatan itu terasa relevan. XLSMART ingin menjembatani kesenjangan antara kemampuan angkatan kerja dan tuntutan dunia usaha yang makin dinamis.
Dari pembelajaran ke kesempatan kerja
Future Ready dibangun dengan model end-to-end yang membawa peserta dari pembelajaran digital hingga akses ke peluang kerja. Pola ini membuat program tersebut diposisikan sebagai ekosistem kolaboratif yang mendorong learning to earning.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya bergantung pada infrastruktur. Ia menilai kualitas sumber daya manusia juga menjadi penentu utama.
Rajeev juga menyebut kebutuhan saat ini bukan sekadar pelatihan, melainkan program yang bisa menghubungkan pembelajaran dengan peluang kerja nyata. Karena itu, Future Ready dijadikan program CSR flagship terbaru XLSMART.
Perusahaan menargetkan sedikitnya 1.000 talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan magang atau pekerjaan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri. Target ini menjadi salah satu tolok ukur paling konkret dari program tersebut.
Jangkauan besar lewat Sisternet dan Future Ready
XLSMART memasang sasaran yang lebih luas dengan membidik 1 juta talenta muda Indonesia. Jangkauan itu akan dilakukan melalui aplikasi Sisternet dan website Future Ready.
Selain jumlah peserta, XLSMART juga menargetkan 10.000 sertifikat penyelesaian pelatihan. Ini menunjukkan program tersebut ingin memberi ukuran kompetensi yang lebih jelas, bukan hanya partisipasi.
| Target Program | Jumlah | Saluran | Fokus |
|---|---|---|---|
| Talenta muda Indonesia | 1 juta | Aplikasi Sisternet dan website Future Ready | Jangkauan program |
| Sertifikat penyelesaian | 10.000 | Program pelatihan Future Ready | Bukti kompetensi |
| Kesempatan magang atau kerja | 1.000 | Kolaborasi dengan mitra industri | Akses kerja nyata |
Rangkaian program yang lebih lengkap
Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, mengatakan Future Ready disusun berdasarkan kebutuhan nyata industri yang terus berkembang. Setiap tahap dirancang terintegrasi agar peserta mendapatkan pengalaman yang lebih utuh.
Rangkaian itu mencakup pembelajaran digital, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi industri, mentoring bersama praktisi, hingga kesempatan internship dan akses rekrutmen melalui perusahaan mitra. Peserta tidak hanya belajar, tetapi juga diarahkan ke jalur yang lebih dekat dengan dunia kerja.
XLSMART telah menjalin kemitraan dengan sejumlah pihak strategis untuk menopang ekosistem program ini. Sejauh ini, mitra yang terlibat antara lain ZTE dan Eka Tjipta Foundation, dan kerja sama itu akan terus diperluas.
Didukung pemerintah
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D, menilai transformasi dunia kerja membutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan para pemangku kepentingan. Ia mengapresiasi komitmen XLSMART melalui Future Ready sebagai program pengembangan talenta digital.
Yassierli menyebut inisiatif seperti ini tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke dunia kerja. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan talenta digital Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung Indonesia Emas 2045.
Di tengah percepatan ekonomi digital, Future Ready memperlihatkan pergeseran dari pelatihan satu arah menjadi ekosistem yang menghubungkan keterampilan, sertifikasi, mentoring, dan akses kerja. XLSMART menempatkan program ini sebagai upaya memastikan investasi pada talenta memberi dampak nyata bagi masyarakat dan ekonomi digital Indonesia.
