Xiaomi Diduga Siapkan Mobil Sport Listrik Ekstrem, Sayap Raksasa dan 2.054 Hp Mengintai Rival

Kemunculan mobil listrik sport dua pintu berkamuflase tebal di jalan raya Cina memunculkan dugaan bahwa Xiaomi sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih ekstrem dari model listrik biasa. Yang paling mencuri perhatian adalah GT wing besar, bodi rendah, dan siluet yang terasa seperti mobil lintasan.

Petunjuk visual itu membuat banyak pengamat mengaitkannya dengan arah desain Xiaomi yang sudah terlihat pada SU7 Ultra. Di balik balutan kamuflase, ada cukup banyak detail yang memberi kesan bahwa mobil ini memang sedang dipersiapkan untuk performa tinggi.

Desain buritan yang memberi banyak petunjuk

Bagian belakang menjadi salah satu sumber spekulasi paling kuat. Grafis LED merah berbentuk melingkar terlihat samar di balik kamuflase, lalu dipadukan dengan sayap belakang model swan-neck berukuran besar.

Mobil ini juga memakai diffuser belakang yang agresif, pelek multi-spoke, dan kaliper rem berwarna kuning. Kombinasi tersebut mengarah pada penggunaan intensif, termasuk kemungkinan untuk track day atau pengujian beban berat.

Diduga terkait Vision GT

Sejumlah pihak bahkan menduga unit uji ini berkaitan dengan versi produksi dari Vision GT yang sebelumnya hanya muncul dalam bentuk digital. Dugaan itu muncul karena karakter bodinya lebih ekstrem dibanding sedan performa Xiaomi yang sudah dikenal.

Format dua pintu, atap fastback, dan paket aero besar membuat mobil ini terlihat berbeda dari pendekatan Xiaomi pada SU7. Meski begitu, identitas resminya belum diungkap sehingga seluruh pembacaan masih bertumpu pada foto uji jalan dan kemiripan visual.

Petunjuk VisualMakna yang Diduga
GT wing besarOrientasi performa dan stabilitas kecepatan tinggi
Grafis LED merah melingkarKemiripan dengan identitas desain lini Xiaomi
Bodi rendah dan lebarProporsi mobil sport murni
Kaliper rem kuning dan pelek multi-spokeFokus pada penggunaan intensif dan performa

Arah teknisnya mengarah ke performa tinggi

Belum ada spesifikasi resmi yang dibuka, tetapi mobil ini diperkirakan memakai sistem penggerak listrik multi-motor generasi terbaru. Basis pengembangannya juga diduga berangkat dari teknologi Xiaomi SU7 Ultra agar performa tetap stabil saat dipakai dengan beban tinggi.

Perhatian besar tertuju pada kemungkinan penggunaan sistem empat motor listrik milik Xiaomi yang pernah diperkenalkan sebelumnya. Konfigurasi itu diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 2.054 hp, jauh di atas sistem tiga motor yang dipakai SU7 Ultra.

Sasis aktif dan steer-by-wire ikut dibicarakan

Untuk menahan tenaga sebesar itu, mobil ini diprediksi dibangun di atas platform fully active chassis dengan sistem kelistrikan 48 volt. Pendekatan ini menandakan bahwa pengembangan performa tidak hanya bergantung pada motor listrik, tetapi juga pada pengelolaan sasis.

Teknologi tersebut memungkinkan setiap roda dikendalikan oleh aktuator independen, sehingga karakter suspensi bisa disesuaikan secara real-time dan body roll dapat ditekan saat mobil masuk tikungan. Prediksi lain mengarah pada penggunaan steer-by-wire berbasis perangkat lunak untuk membantu traksi dan respons kemudi di lintasan.

Jika paket teknologi itu benar hadir bersamaan, Xiaomi tidak hanya sedang menyiapkan mobil listrik cepat, tetapi juga kendaraan yang mencoba menguasai dinamika berkendara pada level yang lebih serius. Untuk saat ini, foto pengujian di jalan raya Cina masih menjadi petunjuk terkuat, namun arah pengembangannya sudah cukup jelas mengusik rival di segmen performa tinggi.

Source: otodriver.com

Terkait