Xiaomi 17T Lebih Menggoda dari Galaxy S25 FE, Bukan Cuma Soal Ngebut dan Baterai

Xiaomi 17T dan Samsung Galaxy S25 FE sama-sama bermain di jalur yang mirip, tetapi pendekatan keduanya justru berbeda jauh. Satu mengejar paket hardware agresif, sementara yang lain mengandalkan pengalaman software dan kenyamanan ekosistem.

Perbedaan itu membuat pilihan calon pembeli tidak lagi sesederhana membandingkan angka performa. Bagi sebagian orang, Xiaomi 17T tampak lebih menggoda karena baterai besar, pengisian cepat, dan kamera yang lebih lengkap.

Xiaomi menekan sisi hardware, Samsung bermain aman

Xiaomi 17T dibekali chipset Dimensity 8500 Ultra, RAM 12 GB, baterai 6.500 mAh, dan pengisian cepat 67W. Di sisi lain, Galaxy S25 FE hadir dengan Exynos 2400, RAM 8 GB, baterai 4.900 mAh, serta pengisian cepat 45W.

Samsung memang menambahkan wireless charging 15W dan reverse wireless charging, fitur yang tidak disebut ada pada Xiaomi. Namun untuk pengguna yang lebih sering aktif seharian, kombinasi baterai besar dan pengisian lebih kencang di Xiaomi terasa lebih praktis.

Performa menunjukkan karakter yang berbeda

Hasil benchmark yang dikutip dari Nanoreview menempatkan Xiaomi 17T di atas Galaxy S25 FE dalam AnTuTu, dengan skor sekitar 2.407.614 berbanding 2.066.828. Selisih ini menegaskan bahwa Xiaomi lebih siap menghadapi beban berat dan aktivitas grafis yang panjang.

Di Geekbench, Samsung justru unggul pada skor single-core dengan sekitar 2.069, sementara Xiaomi 17T berada di sekitar 1.704. Untuk skor multi-core, keduanya sangat dekat, yakni sekitar 6.686 untuk Xiaomi dan 6.633 untuk Samsung.

Gambaran itu membuat Galaxy S25 FE tetap terlihat responsif untuk kebutuhan harian. Tetapi Xiaomi 17T lebih menonjol saat dipakai untuk game berat dan performa yang harus bertahan lama.

Kamera Xiaomi lebih fleksibel

Di sektor kamera, Xiaomi 17T membawa kamera utama 50 MP, kamera periskop telefoto 50 MP dengan 5x optical zoom, kamera ultrawide 12 MP, dan kamera depan 32 MP. Samsung Galaxy S25 FE memakai kamera utama 50 MP, ultrawide 12 MP, telefoto 8 MP dengan 3x optical zoom, dan kamera depan 12 MP.

Perbedaan paling terasa ada pada telefoto. Xiaomi menawarkan jangkauan zoom yang lebih jauh, ditambah tuning Leica yang memberi nilai tambah untuk portrait dan foto jarak jauh.

Samsung tetap punya keunggulan pada pemrosesan gambar dan kemampuan video. Ponsel ini disebut menawarkan dynamic range yang andal serta dukungan perekaman video beresolusi lebih tinggi.

Layar dan desain sama-sama premium, tapi fokusnya tidak sama

Kedua ponsel sama-sama membawa panel 120Hz dan sertifikasi IP68. Namun Xiaomi 17T tampil dengan layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1268 x 2756 dan brightness puncak 3.500 nits.

Galaxy S25 FE memakai LTPO AMOLED 2X 6,7 inci dengan resolusi 1080 x 2340 dan brightness puncak 1.900 nits. Samsung masih unggul dalam karakter panel yang dikenal baik untuk akurasi warna dan visibilitas luar ruangan.

Dari sisi bodi, Galaxy S25 FE menonjol lewat frame aluminium dan build yang terasa premium. Xiaomi lebih menekankan kesan modern lewat bezel tipis dan tampilan depan yang lebih terang.

Bagian paling menentukan ada di daya tahan baterai

Xiaomi 17T membawa baterai 6.500 mAh, jauh lebih besar dibandingkan 4.900 mAh milik Galaxy S25 FE. Untuk pengguna yang sering bermain gim, streaming, atau bekerja seharian, selisih ini bisa sangat terasa.

Pengisian cepat 67W di Xiaomi juga memberi keuntungan tambahan saat harus mengisi ulang dalam waktu singkat. Samsung membalas dengan wireless charging 15W dan reverse wireless charging yang lebih praktis untuk sebagian pengguna.

Pada akhirnya, Xiaomi 17T terlihat lebih agresif sebagai paket hardware untuk nilai yang ditawarkan. Galaxy S25 FE tetap kuat untuk mereka yang lebih memprioritaskan One UI 8 berbasis Android 16, build premium, dan kenyamanan ekosistem Galaxy.

Source: tech.sportskeeda.com

Terkait