Xiaomi 17T Pro dan Nothing Phone (4a) Pro sama-sama tampil premium, sama-sama membawa layar 144Hz, dan sama-sama menawarkan kamera telefoto periskop. Tetapi selisih harga sekitar ₹35.000 membuat keduanya bermain di kelas keputusan yang sangat berbeda.
Di satu sisi, Xiaomi 17T Pro jelas dibangun sebagai paket yang serba lebih besar dan lebih lengkap. Di sisi lain, Nothing Phone (4a) Pro justru terlihat lebih rasional untuk pembeli yang ingin fitur modern tanpa harus membayar harga flagship penuh.
Harga yang langsung memecah target pembeli
Xiaomi 17T Pro dipasarkan di kisaran ₹75.000, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro berada di kisaran ₹40.000. Jarak ini membuat Xiaomi terasa seperti pilihan untuk pengguna yang mengejar semua hal terbaik, sementara Nothing lebih cocok untuk mereka yang mengutamakan nilai beli.
Dengan selisih sebesar itu, perbandingan keduanya bukan lagi soal siapa paling mewah. Yang lebih penting adalah apakah tambahan uang untuk Xiaomi benar-benar sepadan dengan lonjakan spesifikasi yang ditawarkan.
Performa, memori, dan ruang simpan
Xiaomi 17T Pro memakai MediaTek Dimensity 9500 berbasis 3nm, sementara Nothing Phone (4a) Pro mengandalkan Snapdragon 7 Gen 4 berbasis 4nm. Secara kelas, chipset Xiaomi berada lebih tinggi dan lebih siap untuk beban kerja berat.
Perbedaan itu ikut terasa pada konfigurasi memori dan penyimpanan. Xiaomi tersedia hingga 16GB RAM dan 1TB UFS 4.1, sedangkan Nothing mentok di 12GB RAM dan 256GB UFS 3.1.
Untuk grafis, Xiaomi memakai Mali-G1 Ultra MC12, sementara Nothing menggunakan Adreno 722. Kombinasi tersebut kembali menegaskan bahwa Xiaomi memang ditujukan untuk performa yang lebih agresif.
Baterai dan pengisian daya
Bagian ini juga memperlebar jarak keduanya. Xiaomi 17T Pro membawa baterai 7000mAh, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro untuk pasar India hadir dengan baterai 5400mAh.
Kecepatan pengisian pun berbeda kelas. Xiaomi mendukung 100W wired dan 50W wireless charging, sementara Nothing menawarkan 50W wired charging tanpa dukungan pengisian nirkabel.
Xiaomi juga unggul dalam reverse charging dengan 22.5W reverse wired. Nothing hanya menyediakan 7.5W reverse wired, sehingga fleksibilitasnya lebih terbatas untuk mengisi perangkat lain.
Kamera, zoom, dan video
Keduanya sama-sama membawa kamera utama 50MP dengan OIS. Namun Xiaomi menambahkan Leica tuning dan sensor utama yang disebut lebih besar, yang memberi keuntungan tambahan dalam pengolahan foto.
Untuk zoom, Xiaomi 17T Pro memakai telefoto periskop 50MP dengan optical zoom 5x. Nothing Phone (4a) Pro juga punya telefoto periskop 50MP, tetapi optical zoom-nya hanya 3.5x.
Di kamera sekunder, Xiaomi kembali unggul lewat ultrawide 12MP. Nothing menggunakan ultrawide 8MP, sehingga paket kameranya terasa lebih sederhana.
Perbedaan paling tajam terlihat di video. Xiaomi mendukung perekaman hingga 8K, 4K@120fps, dan Log recording, sedangkan Nothing dibatasi sampai 4K@30fps.
Kamera depan keduanya sama-sama 32MP, tetapi Xiaomi bisa merekam selfie 4K. Nothing hanya mendukung perekaman depan sampai 1080p.
Layar, desain, dan ketahanan
Kedua ponsel memakai panel AMOLED 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz dan dukungan HDR. Artinya, dari sisi kelancaran tampilan, keduanya sama-sama terlihat modern dan mulus.
Nothing unggul di peak brightness yang mencapai 5000 nits. Xiaomi berada di 3500 nits, tetapi menawarkan Dolby Vision, HDR10+, dan PWM 3840Hz, sementara Nothing membawa HDR10+ dan PWM 2160Hz.
Secara desain, Xiaomi mengusung kaca belakang, frame aluminium, dan IP68. Nothing memilih bodi aluminium unibody dengan sistem pencahayaan mini-LED khas, sehingga tampil lebih unik dan mudah dikenali.
Dalam urusan ketahanan, IP68 milik Xiaomi lebih kuat daripada IP65 milik Nothing. Namun untuk identitas visual, Nothing punya karakter yang lebih berbeda dari banyak ponsel Android lain.
Audio, konektivitas, dan software
Xiaomi 17T Pro dibekali speaker stereo dengan Dolby Atmos, sedangkan Nothing Phone (4a) Pro juga memakai speaker stereo tetapi tanpa dukungan Dolby Atmos. Di sisi konektivitas, Xiaomi membawa Wi‑Fi 7 dan Bluetooth 6.0.
Nothing masih berada di Wi‑Fi 6 dan Bluetooth 5.4. Keduanya menjalankan Android 16, dengan Nothing menawarkan 3 major updates dan Xiaomi dipadukan dengan HyperOS 3.
Jika ditarik ke gambaran besar, Xiaomi 17T Pro menang di hampir semua aspek teknis utama, mulai dari performa, baterai, pengisian daya, kamera, audio, konektivitas, hingga ketahanan bodi. Tetapi Nothing Phone (4a) Pro tetap punya daya tarik yang sulit diabaikan karena harganya jauh lebih rendah, desainnya lebih khas, dan spesifikasinya masih terasa kuat untuk kebutuhan harian.
Source: www.gizmochina.com






