4 Super Trainer yang Bisa Menantang Adidas Adizero Evo SL, Kencang tapi Tetap Aman

Adidas Adizero Evo SL memang menonjol di tengah tren super trainer yang makin ramai, karena menawarkan rasa cepat tanpa mengorbankan kenyamanan untuk latihan jarak jauh. Di kelas yang berada di antara daily trainer dan supershoes ini, empat pesaing dari Asics, Hoka, New Balance, dan Saucony siap mengusik posisinya.

Karakter super trainer membuat banyak pelari mencari sepatu yang bisa dipakai untuk tempo, interval, hingga long run. Bantalan premium, pelat pendorong, dan stabilitas yang masih masuk akal jadi kombinasi yang dicari, dan keempat model berikut membawa pendekatan yang berbeda.

Asics Superblast 2 hadir dengan kombinasi FF BLAST PLUS dan FF TURBO PLUS, dua teknologi bantalan yang diambil dari lini balap METASPEED. Hasilnya adalah sensasi ringan dengan daya pantul yang sangat bertenaga, tetapi tetap nyaman untuk dipakai sebagai daily trainer.

Model ini juga tampil menonjol lewat desain jaring asimetris dengan warna berbeda di sisi medial dan lateral. Asics Superblast 2 dibanderol Rp3.299.000, sehingga posisinya jelas berada di kelas premium.

Hoka Mach X 2 membawa geometri balap Cielo X1 yang aerodinamis untuk membantu stabilitas saat dipakai kencang. Sepatu ini menggabungkan busa PEBA yang responsif, pelat Pebax untuk dorongan ekstra, dan upper tenun yang sangat breathable.

Karakternya cocok untuk sesi interval dan latihan intensitas tinggi, terutama bagi pelari yang ingin mempertahankan pace tanpa cepat kelelahan. Harga Hoka Mach X 2 mulai Rp3.399.000.

New Balance SC Trainer V3 mengambil jalur yang lebih aman dan protektif untuk latihan jarak jauh. Sepatu ini dirancang sebagai simulator latihan untuk half marathon maupun full marathon, dengan bantalan tebal yang empuk dan transisi langkah yang sangat mulus.

Di antara empat model ini, SC Trainer V3 menjadi pilihan paling mahal sekaligus paling aman bagi pelari yang ingin perlindungan sendi kaki saat menempuh jarak jauh. Harga New Balance SC Trainer V3 mencapai Rp3.599.000.

Saucony Endorphin Speed 4 mengandalkan pelat nilon berdesain sayap baru yang dipadukan dengan bantalan PWRRUN PB. Kombinasi ini membuat langkah terasa efisien, fleksibel, dan tetap ringan untuk berbagai jenis latihan.

Dari sisi harga, model ini menjadi yang paling ekonomis di daftar ini dengan banderol mulai Rp2.572.000. Bagi pelari yang ingin masuk ke kelas super trainer tanpa menyentuh harga tertinggi, Endorphin Speed 4 jadi opsi yang paling mudah dijangkau.

Di antara empat alternatif tersebut, masing-masing punya fokus berbeda: Superblast 2 menonjol pada pantulan, Mach X 2 pada kecepatan, SC Trainer V3 pada perlindungan, dan Endorphin Speed 4 pada keseimbangan harga serta performa. Situasi ini membuat persaingan di kelas super trainer semakin menarik, karena Adidas Adizero Evo SL tidak lagi sendirian menawarkan paket cepat yang masih aman untuk dipakai jauh.

Source: www.suara.com

Terkait